Suhirman Suhirman
Sekolah Tinggi Teknologi Fatahillah Cilegon

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Studi Kinetika dan Penentuan Dosis Optimum Koagulan FeCl3 dalam Menurunkan Konsentrasi Cu2+ pada Larutan Muhammad Seachan Fadila; Moh. Azhar Afandy; Suhirman Suhirman; Muhammad Iqbal Al Fuady
REACTOR: Journal of Research on Chemistry and Engineering Vol 4, No 2 (2023): Published in December 2023
Publisher : Politeknik ATI Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52759/reactor.v4i2.100

Abstract

This study aims to determine the efficiency and adsorption capacity of various concentrations of FeCl3 coagulants (100-300 mg/L) to reduce Cu2+ concentrations in wastewater as well as the kinetic parameters that affect the adsorption mechanism in the coagulation process when coagulant particles added to wastewater will stick to the surface of colloidal particles, which will then change the charge. Several adsorption kinetics models employed in this study include Pseudo-first order, Pseudo-second order, Elovich, and Intra-particle diffusion. The applicability of the models produced in this work was evaluated by optimizing the non-linear equations, which provide values that are more precise and in agreement with real situations when compared to the linear kinetic models. These characteristics are measured based on the value of the coefficient of correlation (R2), Sum Square Error (SSE), and Chi-Square (x2). The results showed that the highest efficiency value of the FeCl3 coagulant was 98.705%, with the value of the adsorption capacity increasing along with the concentration of the FeCl3 coagulant. The kinetic model created in this work has a very excellent fit in terms of experimental data values and prediction data.
PENGARUH OZONISASI KERING PADA KARBON AKTIF TEMPURUNG KELAPA SAWIT MENGEMBAN PARTIKEL NANO KMnO4 UNTUK MENGOKSIDASI KONTAMINAN GAS H2S DALAM REAKTOR BATCH Suhirman Suhirman; Imam Prasetyo; Teguh Ariyanto
Jurnal Inovasi Teknik Kimia Vol 8, No 4 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/inteka.v8i4.8759

Abstract

Gas H2S merupakan salah satu gas kontaminan yang dapat dihasilkan dari kegiatan industri, ditemukan pada gas alam, produksi biogas, serta kotoran hewan. Permasalahan yang ditimbulkan oleh gas H2S adalah menyebabkan karatan pada peralatan industri, beracun, berbau, tidak ramah lingkungan dan menurunkan efesiensi pembakaran. Penghilangan gas H2S dapat dilakukan dengan oksidasi menggunakan KMnO4 dalam bentuk nano partikel yang diembankan ke dalam karbon aktif tempurung kelapa sawit (KATKS). KATKS dikenai pra-perlakuan oksidasi menggunakan H2O2 dengan tujuan meningkatkan luas permukaan dan bersifat hidrofilik agar partikel KMnO4 terimpregnasi dengan baik sehingga oksidasi gas H2S lebih optimal. Pirolisis KATKS dilakukkan dalam furnance pada suhu 820°C dengan aktivasi menggunakan steam. Pra-oksidasi menggunakan ozon kering dilakukkan dengan mengkontakkan antara 5 gram KATKS dan ozonisasi kering dengan laju alir 0.05 gram/menit dengan variasi waktu 60 dan 120 menit menghasilkan (KATKS_OzDry). Tahap selanjutnya mengimpregnasikan sebanyak 20% partikel nano KMnO4 ke dalam KATKS_OzDry yang dinamai 20%KMnO4/KATKS_OzDryuntuk mengoksidasi gas H2S berkonsentrasi 110,07 ppm. Perlakuan pra-osidasi menggunakan ozonisasi kering menambah gugus OH dan C=O, membentuk sifat hidrofilik (sudut <90°) dan mempengaruhi oksidasi gas H2S dimana waktu pra-oksidasi 60 dan 120 menit secara berturut-turut menurunkan gas H2S sebesar  83 % dan 67%. Kata kunci: H2S, KMnO4, Tempurung Kelapa Sawit, Confinement, Ozonisasi