Dewi Sartika
Universitas Nggusuwaru

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Deskripsi Kemampuan Berfikir Kritis Siswa dalam Menyelesaikan Masalah pada Materi Bangun Datar Kelas VII di SMPN 4 Sape Bima Dewi Sartika; Rita Rita
Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar dan Menengah  Vol. 1 No. 3 (2024): Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar dan Menengah (JIPDASMEN)
Publisher : Yayasan Assyifa Assyaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71301/jipdasmen.v1i3.56

Abstract

Salah satu kemampuan dan keterampilan pada abad 21 dalam pembelajaran yaitu sekolah dituntut untuk  memiliki keterampilan berpikir kritis,  berpikir kreatif, pemecahan masalah bekomunikasi dan kolaborasi. tujuan penelitian ini Untuk Mengetahui bagaimana kemampuan berpikir kritis siswa kelas VII-2 SMP Negeri 4 sape tahun 2023/2024 dalam menyelesaikan soal pada materi bangun datar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian dilakukan pada siswa kelas VII.2 yang berjumlah 30 orang siswa  namun yang diambil untuk menjadi subjek penelitian hanya 3 orang siswa. Instrumen penelitian adalah lembar tes uraian dan pedomana wawancara. Berdasararkan hasil penelitian dan pembahasan pada penelitian ini. Tentang deskripsi kemamampuan berpkir kritis siswa dalam menyelesaiakan masalah pada meteri bangun datar di kelas VII SMP Negeri 4 Sape Tahun Ajaran 2023/2024. Dapat disimpulkan bahwa hasil tes kemampuan berpikir kritis siswa dalam menyelesaikan masalah terdapat 24 siswa dengan presentase 80% untuk kategori rendah, kemampuan berpikir kritis siswa dikategori sedang sebanyak 5 siswa dengan presentase 16,6%. kemampuan berpikir kritis tinggi hanya 1 siswa dengan presentase 3,3. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa subjek kategori tinggi memenuhi indikator indikator kemampuan berpikir kritis pada keseluruhan soal, subjek mampu memenuhi indikator interpretasi, analisis, evaluasi dan inferensi. Subjek kategori sedang memenuhi indikator kemampuan berpikir kritis tetapi masih kurang dalam tahap evaluasi dan inferensi pada soal nomor 2. Subjek kategori rendah belum mampu memenuhi semua indikator kemampuan berpikir kritis, subjek hanya memenuhi indikator evaluasi dan iniferensi pada soal nomor 1, untuk soal nomor 2 subjek belum mampu memenuhi indikator kemampan berpikir kritis.
Pengaruh Penggunaan Artificial Intelligence Terhadap Minat Membaca Siswa di SMAN 5 Berau Dewi Sartika; Rismawati Yusran
Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar dan Menengah  Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar dan Menengah (JIPDASMEN)
Publisher : Yayasan Assyifa Assyaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71301/jipdasmen.v2i2.151

Abstract

Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) yang mulai menjangkau ke sektor pendidikan merupakan sebuah fenomena yang perlu diperhatikan. Kehadiran AI dalam bentuk chatbot yang dirancang untuk menawarkan kemudahan dan memberi informasi secara responsif dalam bentuk yang ringkas dikhawatirkan dapat menurunkan minat membaca siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap pengaruh penggunaan AI terhadap minat membaca siswa di SMAN 5 Berau. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan teknik skala Likert. Skala Likert merupakan teknik pengumpulan data yang pada penelitian ini diambil dari kuesioner yang berisi pertanyaan dan pernyataan sebanyak 15 dengan kolom jawaban antara “ya” dan “tidak”, kemudian disebarkan kepada 39 responden secara daring untuk dimintai agreement (persetujuan) atau sikapnya atas pertanyaan dan pernyataan tersebut. Masing-masing jawaban akan dikelompokkan dan dianalisis agar hasil penelitian dapat diketahui. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa minat membaca siswa menjadi naik secara signifikan akibat adanya AI. Hal ini dikarenakan kehadiran AI yang memberi kemudahan akses dalam menggali informasi. Model informasi yang disajikan secara ringkas oleh AI serta dengan bahasa yang sederhana sangat sesuai dengan gaya belajar siswa zaman sekarang. Namun bagi beberapa siswa, adanya AI tidak berdampak signifikan terhadap minat membaca mereka. Implikasi penelitian ini adalah agar kemajuan teknologi dapat berintegrasi dengan lingkungan pendidikan secara baik
Peningkatan Kemampuan Berhitung Melalui Metode Jarimatika pada Pembelajaran Matematika di SD Marianah Marianah; Dewi Sartika
Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar dan Menengah  Vol. 2 No. 3 (2025): Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar dan Menengah (JIPDASMEN)
Publisher : Yayasan Assyifa Assyaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71301/jipdasmen.v2i3.176

Abstract

This study aims to improve the numeracy skills of third-grade students of Mangga Besar 01 Pagi Elementary School, West Jakarta, using the Jarimatika method. The underlying problem of this study is the low ability of students in basic arithmetic operations, especially addition and subtraction, so that it requires a more effective and enjoyable learning strategy. The subjects of the study were third-grade students of Mangga Besar 01 Pagi Elementary School, West Jakarta, in the 2025/2026 academic year. This type of research is classroom action research (CAR) with a qualitative approach that was carried out in two cycles. Each cycle consists of planning, action implementation, observation, and reflection stages. The subjects were 25 third-grade students. Data were collected through observation, interviews, and documentation, then analyzed descriptively qualitatively. The results of the study indicate that the application of the Jarimatika method can improve students' numeracy skills, especially in addition and subtraction operations. Students become more active, enthusiastic, and confident in solving math problems. In addition, the learning atmosphere becomes more fun and interactive because students can understand the concept of counting with the help of their fingers in a concrete way. Based on these results, it can be concluded that the Jarimatika method is effective as an alternative learning method to improve elementary school students' arithmetic skills.