Messya Olla Savira
Universitas Trunojoyo Madura

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISA PENGLAMAN ANAK DIBAWAH UMUR YANG MENJADI KORBAN BULLYING DI LINGKUNGAN SEKOLAH Messya Olla Savira; Qoni’ah Nur Wijayani
JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH Vol. 2 No. 1 (2024): Februari: Jurnal Sains Student Research
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jssr.v2i1.486

Abstract

Minors have mental conditions that are very vulnerable to events that interfere with their psychological condition such as bullying crimes that usually often occur in minors, who bully in general often their peers or schoolmates. Bullying crimes greatly affect the psyche that occurs against minors, this is because children still do not have strong protection in their mental mental condition. Bullying is a frightening scourge for minors because bullying very often occurs in schools and communities. Cases of bullying in Indonesia are also still very high, of course, every element should pay attention to these conditions, because the impact of bullying that occurs on minors is very heavy. Related to the impact of bullying crimes that occur against minors is very serious, from experiencing trauma to some who choose to end their lives. The problem of bullying must immediately take appropriate solution actions, from prevention to improvement, therefore the government must also play a role because bullying crimes have taken many victims, especially minors.
Fenomenologi Mahasiswa Magang pada Sektor Industri Kreatif Dalam Memaknai Work Life Balance di Lingkungan Kerja Kukuh Wijayanti; Dela Rahmah Aminarti; Titis Adilia; Muhammad Hafiyyan Annafi; Messya Olla Savira; Nadya Poernamasari
Journal of Social, Culture, and Language Vol 4, No 1 (2025): Journal of Social, Culture, and Language
Publisher : Journal of Social, Culture, and Language

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/.v4i1.31105

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap makna work-life balance (WLB) bagi mahasiswa yang menjalani magang di sektor industri kreatif, menggunakan pendekatan fenomenologi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap lima mahasiswa magang di bidang media digital, event organizer, dan start-up, yang dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna WLB sangat dipengaruhi oleh fleksibilitas kerja, budaya lembur, dan ekspektasi profesional. Mahasiswa merasakan ketidakseimbangan antara kehidupan pribadi dan pekerjaan, terutama saat jam kerja melewati batas atau adanya pekerjaan di luar jobdesk awal. Beberapa mahasiswa mengalami tekanan psikologis akibat komunikasi di luar jam kerja dan kurangnya batasan peran. Namun, terdapat pula mahasiswa yang mampu menjaga keseimbangan berkat dukungan lingkungan kerja yang sehat, jobdesk sesuai minat, dan kebebasan waktu. Aktivitas seperti self-reward menjadi cara mereka mempertahankan stabilitas emosional. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya kebijakan magang yang fleksibel dan berorientasi pada kesejahteraan mahasiswa. Penelitian ini juga menegaskan bahwa persepsi selektif mahasiswa terhadap pengalaman magang sangat dipengaruhi oleh struktur organisasi, budaya kerja, serta mekanisme coping individu dalam menghadapi tekanan.