Wedi Samsudi
Universitas Ibrahimy Situbondo, Jawa Timur

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penggunaan Metode Eklektik untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca Bahasa Arab Siswa di SD Islam Ponpes Ki Ronggo Wedi Samsudi; Hasan Ruzakki; Andrian Firdaus
Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Al-Amin Vol. 2 No. 1 (2023): April
Publisher : STAI AL-AMIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54723/ejpgmi.v2i1.29

Abstract

Sekolah adalah lembaga pendidikan yang mampu mencetak anak didik untuk berfikir realistis, bisa memecahkan persoalannya sendiri secara komprehensif dan Pkritis sehingga menciptakan anak didik yang memiliki kemampuan dan wawasan luas. Adapun fokus penelitian ini peneliti menitik beratkan pada (1) Bagaimana cara guru menggunakan metode eklektik untuk meningkatkan keterampilan membaca bahasa arab siswa di SD Islam Ponpes Ki Ronggo? ( 2) Apa saja faktor penghambat penggunaan metode eklektik untuk meningkatkan keterampilan membaca bahasa arab siswa di SD Islam Ponpes Ki Ronggo? Penelitian ini bersifat kualitatif dan metode pengumpulan data itu digunakan adalah observasi langsung, interview dan dokumentasi sedangkan datanya secara induktif yaitu menarik kesimpulan umum dari data yang dilakukan.  Penelitian ini menyimpulkan Pertama, penggunaan metode  eklektik  di SD Islam Ponpes Ki Ronggo diterapkan dengan melalui penggabungan dari beberapa metode yang bisa membuat siswa dapat aktif dalam proses pembelajaran, dan sangat berperan dalam meningkatkan prestasi belajar siswa dalam keterampilan membaca yang mengajak siswa terlibat sepenuhnya, sehingga dapat menggabungkan gerakan fisik dengan aktifitas intelektual dan penggunaan semua indra yang berpengaruh pada pembelajaran meningkatkan prestasi belajar siswa dalam keterampilan membaca. Kedua, Faktor penghambat penggunaan metode eklektik dalam  meningkatkan prestasi siswa dalam keterampilan membaca. Faktor penghambat yaitu Kurangnya minat belajar dan tidak adanya kesiapan dari siswa dalam menerima pelajaran, serta minimnya waktu yang digunakan.