Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Komunikasi Kerja dan Pelatihan Terhadap Kinerja Pegawai pada Pusat Kebijakan Sistem Ketahanan Kesehatan dan Sumber Daya Kesehatan di Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Winarsih Winarsih; Bambang Nurakhim; Siti Ubaydah
Journal Of Administration and Educational Management (ALIGNMENT) Vol. 7 No. 2 (2024): ALIGNMENT : Journal of Administration and Educational Management
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/alignment.v7i2.10981

Abstract

The pupose of the research is as follows To find out whether partially or jointly there is influence between Work Communication and Training on employee performance at the Center for Health Resilience and Health Resources Policy at the Ministry of Health of the Republic of Indonesia. The sampling technique used in this research, the author used the Total Random Sampling technique. The positive influence of work communication on employee performance is obtained by a partial value of 0.899, meaning there is a very strong influence or an influence with a coefficient of determination of 80.8%. There is a positive influence of training on employee performance, a partial value of 0.869 is obtained, meaning there is a very strong influence or an influence with a coefficient of determination of 69.3%. Simultaneously the positive influence of the Work Communication and Training variables on the Employee Performance variable with a simultaneous correlation value or Summary Model produces an R value of 0.855 while the R Square value is 0.731 or 73.1%, this can be stated that the results of the analysis together Work Communication and Training variables on Employee Performance variables have a very strong influence. Proven through the results of the F test (ANOVA) or Fcount, a value of 18.378 was obtained, which is greater than Ftable (50) of 2.790 with a significant level of 0.000, so it can be said that the Work Communication and Training variables together or Simultaneously, there is a significant influence on employee performance. In conclusion, there is an influence of work communication and training on team member performance at the center of health resilience system policies and health resources Keywords: Performance. Training, Work Communication
Optimalisasi Tata Kelola Manajemen Pendidikan Bagi Perempuan Pada Usaha Mikro, Kecil, Dan Menengah (Umkm): Studi Kasus Dalam Rangka Program Pemberdayaan Perempuan Menuju Keluarga Sehat Dan Sejahtera (P2wkss) Di Kecamatan Kebon Pedas Sukabumi Winarsih Winarsih; Arya Adipurwa; Ikke Puspitasari; Gatot Harmono; Fernando Astrada
Blantika: Multidisciplinary Journal Vol. 2 No. 3 (2024): Blantika: Multidisciplinary Journal
Publisher : PT. Publikasiku Academic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57096/blantika.v2i3.103

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi optimalisasi tata kelola manajemen pendidikan bagi perempuan yang terlibat dalam Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kecamatan Kebon Pedas, Sukabumi, sebagai bagian dari Program Pemberdayaan Perempuan Menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (P2WKSS). Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dampak program P2WKSS terhadap peningkatan tata kelola manajemen pendidikan perempuan di UMKM. Metodologi penelitian melibatkan survei lapangan, wawancara mendalam, dan analisis dokumentasi terkait program P2WKSS. Partisipan penelitian melibatkan perempuan yang aktif dalam UMKM di Kecamatan Kebon Pedas dan telah mengikuti program P2WKSS. Data dianalisis menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program P2WKSS memberikan kontribusi positif terhadap optimalisasi tata kelola manajemen pendidikan bagi perempuan di UMKM. Pelatihan, pendampingan, dan akses terhadap sumber daya pendidikan mendorong perempuan untuk mengembangkan keterampilan manajerial dan pengetahuan yang diperlukan dalam mengelola usaha mereka. Dalam konteks P2WKSS, perempuan UMKM lebih mampu mengintegrasikan pendidikan sebagai strategi untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan keluarga. Penelitian ini menyajikan temuan yang mendalam tentang pentingnya pendidikan sebagai bagian dari strategi pemberdayaan perempuan dalam konteks UMKM. Implikasi kebijakan mencakup perluasan dan peningkatan program serupa untuk mendukung tata kelola manajemen pendidikan yang optimal bagi perempuan di UMKM, dengan tujuan akhir mencapai keluarga yang sehat dan sejahtera.