Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Permberdayaan Masyarakat Melalui Program Puspaga Balai RW Di Kelurahan Gayungan Kota Surabaya Makrufatus Sa'idah; Kalvin Edo Wahyudi
PREDIKSI : Jurnal Administrasi dan Kebijakan Vol 22, No 3 (2023)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/pd.v22i3.7517

Abstract

Berbagai macam permasalahan nasional keluarga di Indonesia menjadi unsur yang sangat penting agar ditangani secara lebih serius oleh Pemerintah, sejalan dengan tujuan untuk memberdayakan masyarakatnya Indonesia. Terlebih lagi di Kota Surabaya yang meraih penghargaan kota layak anak, hal itu yang menjadikan Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk serta Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kota Surabaya untuk menjalankan program pemberdayaan secara terintegritas ke seluruh lapisan masyarakat, seperti pelaksanaan program Puspaga Balai RW. Program tersebut dilaksanakan ke seluruh wilayah Kota Surabaya, salah satunya terdapat di Kelurahan Gayungan. Prinsip yang dilakukan sebagai tolak ukur keberhasilan program pemberdayaan masyarakat ada empat yakni prinsip kesetaraan, prinsip partisipasi, prinsip keswadayaan atau kemandirian, dan prinsip berkelanjutan. Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan atau menjabarkan terkait pemberdayaan yang dilakukan Pemerintah Kota Surabaya untuk meningkatkan kualitas hidup warganya melalui program Puspaga Balai RW. Hasil yang diperoleh dari kegiatan pemberdayaan ini dilihat dari antusiasme warga Kelurahan Gayungan untuk ikut serta dalam kegiatan atau yang dilaksanakan, tidak ada perbedaan gender untuk warga yang membutuhkan bantuan dari program tersebut, kemandirian warga dalam mengakses layanan SIAP PPAK, serta mengembangkan program Puspaga Goes To School yang telah dijalankan sebelumnya agar terus berlanjut untuk kedepannya.
Icompetency Analysis of Great Surabaya Cadres in Supporting Public Health Services in Gayungan Village Firnanda Kinasih Amalia Putri; Mochamad Abhyasa Favian Saviola; Rafif Aqilah Wahyudi; Kalvin Edo Wahyudi
Jurnal Dialektika: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 24 No. 2 (2026): Jurnal Dialektika: Jurnal Ilmu sosial
Publisher : Pengurus Pusat Perkumpulan Ilmuwan Administrasi Negara Indonesia (PIANI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63309/dialektika.v24i2.1141

Abstract

This study aims to analyze the competency quality of Kader Surabaya Hebat (KSH) in Gayungan Village, Surabaya City, in supporting community health services through family integrated health post (Posyandu) activities. The competencies of the cadres were assessed using the competency theory of Hutapea and Nurianna, which consists of three dimensions: knowledge, skills, and attitudes. These dimensions were operationalized into five basic competency aspects of Posyandu cadres based on the guidelines of the Indonesian Ministry of Health. This research employed a descriptive qualitative approach, with data collected through in-depth interviews, non-participant observation, and documentation. Data were analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldana. The findings indicate that the overall competency of KSH cadres is relatively good, with the strongest performance found in services for adults and older adults, as well as Posyandu management. The most notable weakness was identified in services targeting school-age children and adolescents. The study also found a digital competency gap among senior cadres and a continued reliance on health professionals for delivering independent health education. The research recommends expanding training opportunities, strengthening digital literacy, and developing more systematic adolescent Posyandu programs.Keywords: Competency, Gayungan Village, Health Services, Kader Surabaya Hebat, ,Posyandu.