Suantara, Dermawati
Balai Besar Tekstil, Kementerian Perindustrian, Bandung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EKSPLORASI TEKNIK SHIBORI DALAM PENGEMBANGAN DESAIN MOTIF TRADISIONAL INDONESIA PADA PERMUKAAN KAIN SANDANG Suantara, Dermawati; Oktaviani, Endah; Siregar, Yusniar
Arena Tekstil Vol 32, No 2 (2017)
Publisher : Arena Tekstil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.469 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuat kain sandang bermotif tradisional Indonesia hasil dari eksplorasi teknik Shibori yang berasal dari Jepang, namun di Indonesia lebih dikenal dengan nama ikat celup. Hasil pengukuran persepsi visual terhadap motif shibori (n=50) menunjukkan bahwa meskipun motif Shibori 3 merupakan motif yang paling unik (skor rata-rata= .56), namun motif Shibori 1 merupakan motif yang paling disukai responden (skor rata-rata=.26) serta memiliki tingkat minat beli yang tertinggi (skor rata-rata= .08). Preferensi responden terbangun dari rata-rata skor persepsi elemen visual Shibori 1 yang mencakup: (1) tingkat kerumitan motif (skor rata-rata=.32); (2) komposisi dinamis (skor rata-rata=.62); dan (3) kesan pembawaan yang elegan (skor rata-rata=.66). Hasil dari eksplorasi teknik Shibori yang lebih beragam ini diharapkan dapat memberikan wawasan pada IKM celup ikat bahwa beragam motif tradisional Indonesia dapat diaplikasikan dan dikembangkan pada kain ikat celup yang selama ini hanya menampilkan motif-motif yang sederhana yang dihasilkan dari ikat celup biasa.
KARAKTERISTIK KAIN ATBM DOBBY HASIL PENGEMBANGAN MOTIF BATIK KHAS KOTA BANDUNG SEBAGAI MOTIF TENUN IKAT UNTUK KAIN KEMEJA Suantara, Dermawati; Siregar, Yusniar; Moeliono, Moekarto
Arena Tekstil Vol 31, No 1 (2016)
Publisher : Arena Tekstil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.547 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuat kain tenun ATBM dobby dan kombinasi ikat  dari motif batik tradisonal yaitu motif khas Kota Bandung yang dikembangkan dan disesuaikan dengan trend warna 2015. Hasil pengujian pada kain ATBM menunjukkan bahwa kekuatan tarik kain arah lusi adalah 26,5 kg dan arah pakan 29,4 kg. Untuk kekuatan sobek, arah lusi adalah 4,8 kg dan arah pakan adalah 4,2 kg. Nilai kekuatan tarik dan kekuatan sobek, kain tenun ATBM dobby ini telah  memenuhi standar SNI 0051-2008. Dari hasil uji kain secara kimia, tahan luntur warna terhadap pencucian 40°C adalah 4-5; tahan keringat asam dan basa  4-5; tahan gosok kering 4: tahan gosok basah 2-3. Hasil pengembangan  motif Jawa Barat  dan kombinasi  tenun ikat menggunakan ATBM dobby ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada IKM tenun sebagai bentuk eksplorasi desain kain tenun modern.