Rozikhan Rozikhan
Kebidanan Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Semarang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN KADER PEMBANGUNAN MANUSIA DALAM DETEKSI STUNTING SEBAGAI UPAYA KONVERGENSI PENANGANAN STUNTING Khobibah Khobibah; Tri Nurhidayati; Rozikhan Rozikhan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan Vol 6, No 1 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jpmk.v6i1.14459

Abstract

Kader Pembangunan Manusia (KPM) atau juga dikenal dengan adalah kader terpilih yang mempunyai kepedulian dan bersedia mendedikasikan diri untuk ikut berperan dalam pembangunan manusia di Desa, terutama dalam monitoring dan fasilitasi konvergensi penanganan stunting. Tugas seorang KPM salah satunya adalah memfasilitasi pengukuran panjang/tinggi badan balita sebagai deteksi stunting. Upaya peningkatan atau penambahan ketrampilan dan pengetahuan di luar jenjang formal bagi kader dengan melalui pelatihan kader secara merata untuk dapat meningkatkan kinerja para kader, khususnya pada wilayah-wilayah dengan kasus stunting yang tinggi. Tujuan kegiatan pelatihan dan pandampingan kader ini adalah meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan ketrampilan kader dalam melakukan deteksi dini balita stunting di desa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan di Kelurahan Bandengan Kecamatan Kota Kendal dengan jumlah kader 19 orang. Kegiatan yang dilaksanakan meliputi ceramah, tanya jawab, praktik deteksi dini dan pendampingan dalam kegiatan posyandu. Narasumber kegiatan adalah Petugas Gizi dan Bidan dari Puskesmas Kendal II. Setelah kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan motivasi ibu-ibu kader untuk dapat meningkatkan kinerjanya dalam upaya deteksi stunting sehingga kejadian stunting di desa dapat diketahui secara dini dan dilakukan upaya penanganan secepatnya sehingga komplikasi atau dampak stunting lainnya bisa di cegah.