Qo-idah Ariq Pangesti
Universitas Ahmad Dahlan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penguatan Manajemen Personalia: Tantangan Guru dalam Mengelola Pembelajaran di SLB A Yaketunis Ratna Putri Pradita; Qo-idah Ariq Pangesti; Anugrah Ainul Yakin; Difa’ul Husna
Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2024): Maret : Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Maritim AMNI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58192/sidu.v3i1.1820

Abstract

Special School (SLB) A Yaketunis is a special school for children with special needs. Teachers at this SLB face various challenges in managing learning. The aim of this research is to analyze the challenges faced by teachers in managing learning at SLB A Yaketunis as well as efforts to strengthen personnel management as a solution. This research uses a qualitative approach. The research results show that the main challenges faced by teachers include limited student abilities, lack of supporting facilities and infrastructure, and excessive teacher workload. To overcome these challenges, schools need to strengthen personnel management starting from planning teacher needs, appropriate recruitment and selection, training and professional development of teachers, to regular evaluation of teacher performance. By strengthening personnel management, it is hoped that it can improve the quality of learning and the welfare of teachers at SLB A Yaketunis.
DEKADENSI MORAL DAN RESILIENSI SPIRITUAL: AKTUALISASI KONSEP TAZKIYATUN NAFS DI TENGAH FENOMENA LIVING TOGETHER DI YOGYAKARTA Anugrah Ainul Yakin; Qo-idah Ariq Pangesti
Archetype : Jurnal Ilmiah Psikologi dan Terapan Vol 8 No 1 (2026): ARCHETYPE
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/archetype.v8i1.29439

Abstract

Fenomena living together di kalangan mahasiswa Yogyakarta mencerminkan dinamika sosial yang kompleks sekaligus menandai terjadinya dekadensi moral akibat pergeseran nilai budaya, lemahnya kontrol sosial, dan dominasi liberalisme modern. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada aspek etis, tetapi juga pada kesehatan mental dan spiritual mahasiswa. Artikel ini bertujuan menganalisis bagaimana aktualisasi konsep Tazkiyatun Nafs dapat memperkuat resiliensi spiritual mahasiswa dalam menghadapi tantangan moral tersebut. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi kasus di Yogyakarta, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik living together muncul dari faktor ekonomi, otonomi sosial, serta pengaruh budaya sekuler yang memicu degradasi nilai. Namun demikian, resiliensi spiritual yang berakar pada nilai keagamaan terbukti mampu menguatkan ketahanan psikologis mahasiswa dalam mengelola stres, menjaga ketenangan jiwa, serta mendorong transformasi karakter. Konsep Tazkiyatun Nafs yang mencakup mujahadatun nafs, takhalli, tahalli, dan tajalli, ketika diaktualisasikan pada level pendidikan, individu, dan komunitas, dapat menjadi model pembinaan moral yang holistik dan aplikatif. Artikel ini menyimpulkan bahwa penguatan resiliensi spiritual melalui Tazkiyatun Nafs tidak hanya relevan untuk membendung dekadensi moral, tetapi juga strategis dalam membentuk generasi muda yang tangguh secara akademik, psikologis, dan spiritual.