Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Pengaturan Tata Tertib Penggunaan Jalan Raya Berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan Sakung Wibowo; Zainuddin Hasan; Nathaniel Benecia S; M Zacky Hasbana; Ariya Rama Cahya; M Imam Hasbana; Riski Adinata
JUSTICIA SAINS - Jurnal Ilmu Hukum Vol 8, No 2 (2023): JUSTICIA SAINS: Jurnal Ilmu Hukum
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/jcs.v8i2.2370

Abstract

The purpose of this research is to analyze the regulation regarding rules for the use of highways based on Law Number 22 of 2009 concerning Road Traffic and Transportation. The method used is normative and empirical juridical using primary and secondary data. Education on traffic rules is very important to be carried out and given to the next generation of the nation, starting from the level of kindergarten education to the senior secondary level. It is not only given to students but also must be equally understood by the general public at large. The application of socialization and explanation related to traffic rules is also very important to be held, it is hoped that students and also the general public can understand and comply with traffic rules properly. Community compliance in understanding these traffic signs can have a good impact so that the level of accidents and traffic decreases and does not endanger other road users.
Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkotika Golongan I Bukan Tanaman (Studi Putusan Nomor: 552/Pid.Sus/2024/PN Tjk) Riski Adinata
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.6902

Abstract

Penyalahgunaan narkotika meliputi dua bentuk kegiatan yaitu pengedar dan pemakai. Penyalahgunaan narkotika umumnya melibatkan peran pengedar, yakni individu yang secara ilegal mendistribusikan atau memperjualbelikan narkotika kepada pihak lain untuk dikonsumsi secara berulang dalam jumlah yang tidak terkendali. Perbuatan tersebut berpotensi menimbulkan ketergantungan serta membahayakan kesehatan, baik secara fisik maupun psikologis. Sementara itu, penyalahgunaan narkotika oleh pemakai merujuk pada individu yang secara berkelanjutan mengonsumsi narkotika hingga mengalami ketergantungan, baik secara fisik maupun psikologis. Permasalahan dalam penelitian ini adalah : apa saja faktor penyebab pelaku melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotika golongan I bukan tanaman berdasarkan Putusan Nomor 552/Pid.Sus/2024/PN Tjk? Bagaimana akibat hukum terhadap pelaku penyalahgunaan narkotika golongan 1 bukan tanaman berdasarkan putusan (552/Pid.Sus/2024/PN Tjk)? Metode Penelitian menggunakan pendekatan yuridis normatif yang dipadukan dengan pendekatan empiris. Sumber data yang digunakan terdiri dari data primer dan sekunder, yang dianalisis secara kualitatif untuk memperoleh kesimpulan yang mendalam.Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa terdapat sejumlah faktor yang melatarbelakangi pelaku melakukan tindak penyalahgunaan narkotika golongan I bukan tanaman berdasarkan putusan Nomor: 552/Pid.Sus/202/PN Tjk pelaku melakukan perbuatan yang Tindakan yang dilakukan tergolong sebagai perbuatan melawan hukum, yaitu berupa aktivitas menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam transaksi, menukar, ataupun menyerahkan narkotika yang mengandung zat metamfetamin. Pelaku melakukan penyalahgunaan narkotika bukan buat kepentingan medis dan ilmu pengetahuan melainkan untuk mendapatkan keuntungan finansial.