Atika Mima Amalin
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Surabaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

RANCANG BANGUN APLIKASI ELECTRONIC RAPID NUTRITIONAL ASSESSMENT FOR KIDS (E-NAK) SEBAGAI METODE SKRINING GIZI ANAK BERBASIS WEB Rizky Dzariyani Laili; Nuke Amalia; Atika Mima Amalin
Jurnal Wiyata Penelitian Sains dan Kesehatan Vol 10, No 2 (2023)
Publisher : LP2M IIK (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan) Bhakti Wiy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56710/wiyata.v10i2.829

Abstract

Latar belakang: Malnutrisi merupakan masalah yang umum terjadi pada anak-anak yang dirawat di rumah sakit meskipun terdapat kemajuan dalam intervensi medis. Malnutrisi jangka panjang memiliki efek negatif terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak. Prevalensi malnutrisi akut dan kronis bervariasi antara 10-50%. Prevalensi gizi buruk di Indonesia sebesar 3,9% dan 13,8% gizi kurang. Alat skrining gizi dirancang untuk mengidentifikasi orang yang memiliki resiko malnutrisi. Alat skrining gizi yang divalidasi dikaitkan dengan peningkatan dan penurunan prevalensi gangguan gizi. Alat yang dimaksud harus praktis, biaya rendah, mampu mengidentifikasi pasien dengan resiko malnutrisi, serta tidak menimbulkan risiko terhadap individu yang diskrining. Pengembangan rapid nutritional assessment menggunakan secara elektronik sangat tepat diterapkan di pelayanan kesehatan karena belum memiliki aplikasi yang terjangkau luas serta masih menggunakan formulir yang bersifat konvensional. Tujuan: Perancangan Electronic Rapid Nutritional Assessment berbasis web ini bertujuan agar alat skrining gizi menjadi lebih efektif dan efisien serta merupakan upaya mendukung digitalisasi sebagai bagian implementasi e-health yang ada di Indonesia. Metode: Penelitian ini menggunakan metode prototype untuk merancang aplikasi Electronic Rapid Nutritional Assessment for Kids (E-NAK) berbasis web. Hasil: Hasil dari perancangan program dapat berjalan dengan baik sesuai dengan yang diharapkan dengan uji fungsionalitas mendapatkan hasil 87% berfungsi sangat baik, 70% menyatakan aplikasi sangat bermanfaat, 80% menyatakan sangat tertarik, dan 89% menyatakan sangat sesuai. Simpulan: Simpulan penelitian ini adalah aplikasi dapat berjalan dengan baik dan sangat layak digunakan untuk dapat diaplikasikan pada tenaga kesehatan yang berda di fasilitas pelayanan kesehatan.
PENERAPAN METODE DOQ-IT DALAM MENGUKUR KESIAPAN IMPLEMENTASI REKAM MEDIS ELEKTRONIK DI RUMAH SAKIT X KOTA SURABAYA: APPLICATION OF THE DOQ-IT METHOD IN MEASURING READINESS FOR ELECTRONIC MEDICAL RECORD IMPLEMENTATION AT HOSPITAL X IN SURABAYA Ari Susanti; Atika Mima Amalin; Nuke Amalia; Windi Anindya Putri
GEMA KESEHATAN Vol. 18 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : POLTEKKES KEMENKES JAYAPURA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47539/gk.v18i1.506

Abstract

Persentase rumah sakit di Indonesia yang sudah menggunakan rekam medis elektronik hanya 12.8%. Kesiapan organisasi menerapkan rekam medis elektronik (RME) menjadi faktor utama keberhasilan penggunaan RME. Penelitian ini bertujuan untuk menilai tingkat kesiapan implementasi RME di RS X Kota Surabaya menggunakan pendekatan DOQ-IT (Doctors’ Office Quality–Information Technology). Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan analisis statistik deskriptif kemudian ditentukan nilai rata-rata dengan nilai cut off point 2 termasuk kategori siap mengimplementasikan RME. Desain penelitian menggunakan penelitian cross sectional yang melibatkan 58 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner DOQ-IT dan dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 12 aspek penilaian DOQ-IT, aspek keuangan yang paling siap mengimplementasikan RME sedangkan aspek proses alur kerja menjadi aspek yang belum siap dalam mengimplementasikan RME. Manajemen rumah sakit perlu memprioritaskan penyesuaian standar prosedur operasional RME dan koordinasi antar unit agar selaras dengan RME yang diterapkan. Kata kunci: DOQ-IT, Implementasi, Rekam Medis Elektronik, Rumah Sakit Only 12.8% of hospitals in Indonesia have implemented electronic medical records (EMRs). Organizational readiness to implement EMRs is a major factor influencing the success of EMR implementation. This study aimed to assess the level of readiness for EMR implementation at Hospital X in Surabaya using the DOQ-IT (Doctors' Office Quality-Information Technology) approach. This study is employed a quantitative cross-sectional design involving 58 respondents. Data were collected using descriptive statistical analysis. A mean score with a cut-off point of 2 was used to determine the readiness category for EMR implementation. The results show that among the 12 DOQ-IT assessment aspects, the financial aspect was the most prepared for EMR implementation, while the workflow process aspect was identified as not yet ready for implementation. Hospital management should prioritize adjustments to EMR standard operating procedures and strengthen coordination among units to ensure alignment with the implemented EMR system. Keywords : DOQ-IT, Electronic Medical Record, Hospital, Implementation