ISORA KHAIRUNNISA
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS MODEL PEMBELAJARAN SHARED PADA ANAK SEKOLAH DASAR ISORA KHAIRUNNISA
Bahasa Indonesia Vol 9 No 01 (2024): AT-TAHDZIB Jurnal Pendidikan dan pembelajaran Dasar
Publisher : Program Studi PGMI IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendekatan pembelajaran tematik, khususnya Model Shared, telah menjadi fokus utama dalam upaya meningkatkan efektivitas dan relevansi pendidikan. Dengan mengintegrasikan konsep-konsep dari berbagai mata pelajaran ke dalam satu kerangka pembelajaran yang koheren, model ini memungkinkan siswa untuk memperoleh pemahaman yang lebih dalam, keterampilan yang terintegrasi, dan perspektif yang lebih luas tentang dunia yang kompleks ini. Penelitian menggunakan metode kepustakaan memperkuat gagasan bahwa pendekatan ini tidak hanya memfasilitasi pemahaman konsep akademis, tetapi juga mengembangkan keterampilan sosial, kreativitas, dan kecakapan hidup yang relevan dalam kehidupan sehari-hari. Implementasi model ini memerlukan kerjasama erat antara guru-guru dari berbagai mata pelajaran serta dukungan yang kuat dari pihak sekolah dan pemerintah. Meskipun demikian, potensi Model Shared untuk meningkatkan efektivitas dan relevansi pendidikan di era yang semakin kompleks ini menawarkan solusi yang menjanjikan bagi masa depan pembelajaran holistik dan terpadu
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEMANDIRIAN ANAK USIA DINI ISORA KHAIRUNNISA
Bahasa Indonesia Vol 10 No 03 (2024): AT-TAHDZIB Jurnal Pendidikan dan pembelajaran Dasar
Publisher : Program Studi PGMI IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

abstrak Pentingnya Mempersiapkan Kebebasan Anak. Salah satu komponen penting dalam perkembangan dan kemajuan anak adalah kebebasan. Anak yang mempunyai Kemandirian dalam latihan belajar melihat dinamika, tidak mengenal lelah dan aktif dalam melaksanakan tugas, menguasai metodologi dalam belajar, mempunyai kewajiban, mampu mengendalikan perilaku dan kognisinya serta mempunyai rasa percaya diri. Kemandirian adalah kemampuan mengkoordinasikan dan mengendalikan diri dalam mempertimbangkan dan bertindak, serta tidak merasa subordinat terhadap individu lain secara jujur, dalam artian anak yang bebas tidak akan bergantung pada bantuan orang lain dalam merawat dirinya secara fisik, dalam menentukan pilihan secara jujur dan dalam kolaborasi dengan individu lain secara sosial yang ditunjukkan dengan anak melakukan hal-hal mendasar, beraktivitas, mencoba hal-hal yang tidak terpakai, mematuhi aturan dan bermain dengan teman sebaya, serta merasa aman, nyaman, dan mampu mengendalikan diri. Secara akal sehat, kebebasan adalah kemampuan anak untuk berpikir dan melakukan segala sesuatunya sendiri untuk memenuhi kebutuhannya sehingga tidak bergantung pada orang lain tetapi dapat menjadi orang yang mandiri. Kata Kunci: Faktor Kemandirian, Pengaruh, Usia dini
ANALISIS MODEL PEMBELAJARAN SHARED PADA ANAK SEKOLAH DASAR ISORA KHAIRUNNISA
Bahasa Indonesia Vol 9 No 01 (2024): AT-TAHDZIB Jurnal Pendidikan dan pembelajaran Dasar
Publisher : Program Studi PGMI IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendekatan pembelajaran tematik, khususnya Model Shared, telah menjadi fokus utama dalam upaya meningkatkan efektivitas dan relevansi pendidikan. Dengan mengintegrasikan konsep-konsep dari berbagai mata pelajaran ke dalam satu kerangka pembelajaran yang koheren, model ini memungkinkan siswa untuk memperoleh pemahaman yang lebih dalam, keterampilan yang terintegrasi, dan perspektif yang lebih luas tentang dunia yang kompleks ini. Penelitian menggunakan metode kepustakaan memperkuat gagasan bahwa pendekatan ini tidak hanya memfasilitasi pemahaman konsep akademis, tetapi juga mengembangkan keterampilan sosial, kreativitas, dan kecakapan hidup yang relevan dalam kehidupan sehari-hari. Implementasi model ini memerlukan kerjasama erat antara guru-guru dari berbagai mata pelajaran serta dukungan yang kuat dari pihak sekolah dan pemerintah. Meskipun demikian, potensi Model Shared untuk meningkatkan efektivitas dan relevansi pendidikan di era yang semakin kompleks ini menawarkan solusi yang menjanjikan bagi masa depan pembelajaran holistik dan terpadu
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEMANDIRIAN ANAK USIA DINI ISORA KHAIRUNNISA
Bahasa Indonesia Vol 10 No 03 (2024): AT-TAHDZIB Jurnal Pendidikan dan pembelajaran Dasar
Publisher : Program Studi PGMI IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

abstrak Pentingnya Mempersiapkan Kebebasan Anak. Salah satu komponen penting dalam perkembangan dan kemajuan anak adalah kebebasan. Anak yang mempunyai Kemandirian dalam latihan belajar melihat dinamika, tidak mengenal lelah dan aktif dalam melaksanakan tugas, menguasai metodologi dalam belajar, mempunyai kewajiban, mampu mengendalikan perilaku dan kognisinya serta mempunyai rasa percaya diri. Kemandirian adalah kemampuan mengkoordinasikan dan mengendalikan diri dalam mempertimbangkan dan bertindak, serta tidak merasa subordinat terhadap individu lain secara jujur, dalam artian anak yang bebas tidak akan bergantung pada bantuan orang lain dalam merawat dirinya secara fisik, dalam menentukan pilihan secara jujur dan dalam kolaborasi dengan individu lain secara sosial yang ditunjukkan dengan anak melakukan hal-hal mendasar, beraktivitas, mencoba hal-hal yang tidak terpakai, mematuhi aturan dan bermain dengan teman sebaya, serta merasa aman, nyaman, dan mampu mengendalikan diri. Secara akal sehat, kebebasan adalah kemampuan anak untuk berpikir dan melakukan segala sesuatunya sendiri untuk memenuhi kebutuhannya sehingga tidak bergantung pada orang lain tetapi dapat menjadi orang yang mandiri. Kata Kunci: Faktor Kemandirian, Pengaruh, Usia dini