Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi perempuan, khususnya janda binaan Yayasan Rumah Bunda Mulia di Kabupaten Bekasi, melalui optimalisasi pemasaran digital. Permasalahan utama yang dihadapi mitra meliputi rendahnya pemahaman tentang platform digital dan belum adanya strategi pemasaran yang sistematis. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang menekankan partisipasi aktif peserta, serta dipadukan dengan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) yang berfokus pada pengembangan potensi yang dimiliki peserta. Kegiatan dilaksanakan selama tiga bulan melalui tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi, dengan strategi berupa penyuluhan, pelatihan teknis, praktik langsung, serta pendampingan berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan dan keterampilan peserta dalam memanfaatkan media sosial dan marketplace sebagai sarana pemasaran. Peserta mampu membuat akun bisnis, menyusun konten promosi yang lebih menarik, serta mulai menerapkan strategi pemasaran digital secara mandiri. Selain itu, terjadi peningkatan kepercayaan diri dan perubahan pola pikir menjadi lebih adaptif terhadap teknologi. Meskipun peningkatan penjualan belum signifikan, terdapat indikasi peningkatan visibilitas produk dan interaksi konsumen. Dengan demikian, kegiatan ini memberikan dampak positif dalam pemberdayaan ekonomi perempuan serta menjadi langkah awal menuju kemandirian usaha berbasis digital yang berkelanjutan.