p-Index From 2021 - 2026
0.702
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Lentera Perawat
Eka Joni Yansyah
Program Studi S-1 Kesehatan Masyarakat, STIKes Al-Ma’arif Baturaja

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Hubungan Pemberdayaan, Pengetahuan, dan Sikap Terhadap Pemberian ASI Eklusif Tri Endrina Nafsiah; Arda Suryadinata; Eka Joni Yansyah
Lentera Perawat Vol. 5 No. 1 (2024): Lentera Perawat
Publisher : LPPM STIKES Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v5i1.277

Abstract

Pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif merupakan praktik yang esensial dalam memberikan nutrisi dan perlindungan bagi bayi yang baru lahir. Dalam upaya meningkatkan praktik pemberian ASI eksklusif, peran pemberdayaan, pengetahuan, dan sikap individu menjadi faktor penting yang perlu dipahami dan diperhatikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pemberdayaan individu, pengetahuan, dan sikap terhadap pemberik ASI eksklusif. Penelitian ini menggunakan data kuantitatif dengan desain cross sectional, populasi penelitian ini adalah seluruh Ibu menyusui ASI ekslusif di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Agung Kabupaten Muara Enim. Variabel independen dalam penelitian ini adalah Pemberdayaan, Pengetahuan, Sikap sedangkan variabel dependen yaitu perilaku hidup bersih dan sehat. Metode pengambilan sampel dalam penelitian dengan menggunakan rumus iwan ariawan dengan sumber utama sampling adalah seluruh ibu menyusui ASI eksklusif yang ada di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Agung berjumlah 135 orang.  teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Jumlah Sampel penelitian ini adalah sebanyak 101 responden. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Analisa data mengunakan uji statistik univariat, bivariat dengan uji chi-square. Hasil analisis uji statistik menunjukkan bahwa ada hubungan variabel pemberdayaan (p value=0,000), pengetahuan (p value=0,000). Dan variabel sikap (p value=0,000),. Disarankan bahwa kepada pihak puskesmas Tanjung Agung untuk dapat memberikan informasi atau gambaran tentang manfaat ASI Eksklusif bagi ibu dan bayinya.
Faktor yang Berhubungan dengan Pencegahan Stunting Desi Kusindarti Desi; Eka Joni Yansyah; Fera Meliyanti
Lentera Perawat Vol. 5 No. 1 (2024): Lentera Perawat
Publisher : LPPM STIKES Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v5i1.280

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan masyarakat global yang menjadi perhatian utama dalam upaya meningkatkan kesejahteraan anak-anak di seluruh dunia. Meskipun stunting memiliki dampak yang serius pada perkembangan fisik dan kognitif anak, penyebab dan faktor-faktor yang berkontribusi terhadap tingginya prevalensi stunting masih belum sepenuhnya dipahami. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dan menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan pencegahan stunting pada anak-anak. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Variabel independen dalam penelitian ini adalah Pendidikan, Pengetahuan, Sikap dan Dukungan Keluarga  sedangkan variabel dependen yaitu Pencegahan Stunting. Metode pengambilan sampel dalam penelitian dengan menggunakan rumus slovin, teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Jumlah Sampel penelitian ini adalah sebanyak 83 responden. Data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi dengan menggunakan daftar pertanyaan (kuesioner). Proses wawancara dilakukan oleh peneliti pada variabel pendidikan, pengetahuan, sikap, dukungan keluarga, serta variabel pencegahan stunting. Wawancara dilakukan dengan cara kunjungan langsung kerumah responden dan pada saat selesai posyandu. Analisa data mengunakan uji statistik univariat, bivariat dengan uji chi-square. Hasil analisis uji statistik menunjukkan bahwa ada hubungan variabel pendidikan (p value=0,003), pengetahuan (p value=0,002), variabel sikap (p value=0,003) dan variabel dukungan keluarga (p value= 0,004). Kesimpulan pada penelitian ini ada hubungan yang bermakna antara pendidikan, pengetahuan, variabel sikap  dan variabel dukungan keluarga,dengan pencegahan stunting. Disarankan kepada pihak puskesmas berperan aktif dalam memberikan edukasi tentang pencegahan stunting, dan berkerja sama dengan lintas program dan lintas sektoral dalam upaya pencegahan stunting.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Berobat Penderita Tuberkulosis di POLI DOTS Felisa Ramayanti; Yulis Marita; Eka Joni Yansyah
Lentera Perawat Vol. 5 No. 1 (2024): Lentera Perawat
Publisher : LPPM STIKES Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v5i1.281

Abstract

Tuberkulosis Paru adalah penyakit menular yang disebabkan oleh kuman Mycobacterium Tuberculosis dan merupakan salah satu dari 10 penyebab utama kematian di seluruh dunia. Indonesia berada pada peringkat ke-2 dengan penderita TBC paru tertinggi di dunia setelah India. Penelitian ini bertujuan utuk mengetahui faktor faktor yang berhubungan dengan kepatuhan penderita Tuberkulosis paru yang berobat di POLI DOTS dr. H. Mohamad Rabain Kabupaten Muara Enim Tahun 2023. Desain Penelitian ini adalah Cros Sectional, Populasi Pada penelitian ini adalah kunjungan penderita positif Tuberkulosis paru yang berobat di POLI DOTS dr. H. Mohamad Rabain Kabupaten Muara Enim Tahun 2023 berjumlah 103 responden Cara pengambilan sampel menggunakan teknik Purposive sampling. Sampel penelitian ini adalah penderita positif Tuberculosis Paru yang berobat di Poli TB DOTS RSUD dr. H. Mohamad Rabain sebanyak 103 orang. Pengumpulan data dengan menggunakan kuisioner. Analisis data bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukan ada hubungan yang bermakna antara pendidikan (0,002), Pengetahuan (0,002), penyakit penyerta (0,002) dan motivasi pengawas minum obat (0,003) dengan kepatuhan penderita Tuberkulosis paru yang berobat di POLI DOTS dr. H. Mohamad Rabain Kabupaten Muara Enim Tahun 2023. Bagi Petugas POLI DOTS diharapkan perlu adanya upaya peningkatan pengetahuan dan motivasi tentang kepatuhan penderita Tuberkulosis untuk berobat tepat waktu dan minum obat sesuai jadwal.
Faktor Kepatuhan Minum Obat Pasien Dengan Tuberkulosis Hermiati; Eka Joni Yansyah
Lentera Perawat Vol. 5 No. 1 (2024): Lentera Perawat
Publisher : LPPM STIKES Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v5i1.282

Abstract

Tuberkulosis Paru merupakan penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat khususnya di negara berkembang termasuk Indonesia, Masalah yang dihadapi berhubungan dengan penyakit, penemuan, pengobatan, dan juga kegagalan pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor faktor yang berhubungan dengan kepatuhan minum obat anti tuberkulosis paru (OAT). Desain Penelitian menggunakan cross sectional. Metode pengambilan sampel dalam penelitian dengan menggunakan rumus slovin, teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Radominisasi dengan cara pengambilan anggota sampel dari populasi dilakukan secara acak tanpa memperhatikan strata yang ada dalam populasi. Jumlah Sampel penelitian ini adalah sebanyak 98 responden. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Variabel independen dalam penelitian ini adalah Jenis Kelamin, Pendidikan, Pengetahuan,Dukungan Keluarga dan Peran Petugas sedangkan variabel dependen yaitu kepatuhan minum obat anti Tuberkulosis Paru. Analisa data mengunakan uji statistik univariat, bivariat dengan uji chi-square. Hasil analisis uji statistik menunjukkan bahwa ada hubungan variabel jenis kelamin (p value= 0,002), pendidikan (p value=0,004), pengetahuan (p value=0,002), dukungan keluarga (p value= 0,003) peran petugas (p value= 0,003) dengan kepatuhan minum obat anti Tuberkulosis Paru. Diharapkan lebih meningkatkan mutu pelayanan kepada penderita Tuberkulosis Paru dengan peningkatan sosialisasi penyakit Tuberkulosis Paru, pengetahuan dan bimbingan konseling.