p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Lentera Perawat
Eko Heryanto
Program Studi S-1 Kesehatan Masyarakat, STIKes Al-Ma’arif Baturaja

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Faktor yang Berhubungan dengan Hygiene Sanitasi Makanan Jajanan di Kantin Sekolah Yuniati; Fera Novitry; Eko Heryanto
Lentera Perawat Vol. 5 No. 1 (2024): Lentera Perawat
Publisher : LPPM STIKES Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v5i1.286

Abstract

Anak-anak menjadi kelompok yang rentan terhadap penyakit akibat kontaminasi makanan. Makanan yang tidak higienis dapat menyebabkan penyakit seperti keracunan makanan, infeksi saluran pencernaan, dan masalah kesehatan lainnya. Oleh karena itu, kebersihan dan sanitasi makanan di kantin sekolah harus diperhatikan secara serius untuk melindungi kesehatan anak-anak. Penelitian ini akan menganalisis hubungan antara pengetahuan, sikap, peran petugas kesehatan, dan keikutsertaan pelatihan dengan praktik higiene sanitasi  dalam penyediaan makanan jajanan di kantin sekolah.  Metode: Desain penelitian adalah Cross Sectional. Populasi adalah kantin di lingkungan Sekolah dalam Wilayah Kerja Puskesmas Muara Enim yang berjumlah 61 kantin. Pengambilan sampel menggunakan teknik sampling aksidental  dan menggunakan checklist . Uji statistik yang digunakan adalah uji chi square.  Berdasarkan hasil analisis bivariat diperoleh hasil variabel pengetahuan dengan p value 0,005, sikap dengan p value 0,001, peran petugas Kesehatan dengan p value 0,001 dan keikutsertaan pelatihan dengan p value 0,013. Kesimpulan: Ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan, sikap, peran petugas kesehatan dan keikutsertaan pelatihan dengan higiene sanitasi makanan jajanan di kantin Sekolah. Temuan masalah tersebut hal yang dapat dilakukan  yaitu adakan pelatihan rutin, sosialisasi kesadaran kepada seluruh pihak di kantin sekolah, dan libatkan petugas kesehatan untuk meningkatkan pemahaman dan kepatuhan terhadap praktik higiene sanitasi makanan.
Factors associated with Open Defecation Free (ODF) status among rural communities: A cross-sectional study Yulis Marita; Eko Heryanto
Lentera Perawat Vol. 6 No. 4 (2025): October - December
Publisher : School of Health Sciences Al-Ma'arif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v6i4.635

Abstract

Background: Open defecation remains a persistent public health challenge in many rural communities, particularly where behavioral, socioeconomic, and environmental barriers limit the adoption of safe sanitation practices. Despite national efforts to promote Community-Led Total Sanitation (CLTS), several villages in Indonesia—including Bangun Harjo—continue to experience gaps in Open Defecation Free (ODF) achievement. Objective: This study aimed to examine the factors associated with ODF status among households in a rural Indonesian community, focusing on knowledge, income, environmental proximity to rivers, and family support. Methods: A cross-sectional study was conducted among 232 household heads selected through proportional random sampling. Data were collected using a structured questionnaire and analyzed using univariate and chi-square bivariate tests to determine associations between independent variables and ODF status. Results: The findings showed that 63.8% of households had achieved ODF status, while 36.2% continued practicing open defecation. Knowledge demonstrated a significant association with ODF status, where households with good knowledge were more likely to adopt safe sanitation practices (p < 0.001). Income was also significantly associated with ODF status, with higher-income households more capable of constructing and maintaining latrines (p < 0.001). Environmental distance showed strong influence, as households near rivers were more likely to practice open defecation (p < 0.001). Family support similarly contributed to increased ODF achievement, indicating the importance of household dynamics in sustaining sanitation behavior (p < 0.001). Conclusion: ODF achievement in rural settings is shaped by interconnected factors, including knowledge levels, economic capacity, environmental accessibility, and family support. These determinants highlight the need for integrated and context-specific sanitation strategies.