Sayu Wiidiawati
Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa, Denpasar, Bali - Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemberdayaan Keluarga Pasien Dalam Perawatan Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) di Rumah Sayu Wiidiawati; Ida Ayu Agung Dewi Sawitri; I Wayan Aditya Nugraha
Warmadewa Minesterium Medical Journal Vol. 3 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Warmadewa University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) suatu penyakit pada saluran pernafasan yang ditandai dengan adanya obstruksi atau penyempitan yang bersifat kronis. PPOK akan menurunkan kualitas hidup penderita sehingga penderita memerlukan perawatan jangka panjang. Peran penting keluarga pasien adalah memberikan dukungan dan perawatan kepada pasien. Rendahnya pengetahuan mitra tentang penyakit PPOK khususnya dalam hal perawatan pasien di rumah merupakan permasalahan prioritas mitra. Kegiatan PKM ini bertujuan memberikan solusi pemecahan masalah kesehatan mitra melalui upaya peningkatan pengetahuan mitra tentang penyakit PPOK. Kegiatan yang dilaksanakan adalah penyuluhan mengenai gejala, penyebab, cara penularan, cara pencegahan, dan pengobatan PPOK. Sedangkan berkaitan dengan perawatan di rumah, pemecahan masalah yang dapat diberikan adalah pelatihan tentang cara perawatan pasien di rumah, penyerahan paket alat dan obat nebulizer di rumah serta pendampingan mitra pasca kegiatan penyuluhan dan pelatihan. Tahapan kegiatan PKM yaitu persiapan, analisa situasi, penentuan sasaran dan kegiatan, penyuluhan, pelatihan penggunaan alat nebulizer, penyerahan bantuan alat nebulizer, pendampingan selama satu bulan, evaluasi dan pembuatan laporan kegiatan PKM. Berdasarkan hasil evaluasi kegiatan PKM disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan mitra meningkat rata-rata 93% setelah kegiatan PKM, mitra dapat menyediakan alat nebulizer di rumah serta mampu menggunakan alat nebulizer dengan benar sehingga mempermudah perawatan pasien secara mandiri.