Komang Puji Astuti
Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana Bali,

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EFEK DIET MEDITERANIA TERHADAP KONTROL GLIKEMIK DAN SENSITIVITAS INSULIN PADA PASIEN DIABETES MELITUS: SEBUAH TINJAUAN SISTEMATIS DAN META-ANALISIS Komang Puji Astuti; I Gede Aswin Parisya Sasmana; I Made Subrata
Essence of Scientific Medical Journal Vol 21 No 2 (2024): Volume 21 No. 2 (Juli - Desember 2023) Essential: Essence of Scientific Medical
Publisher : Kelompok Ilmiah Hippocrates Fakultas Kedokteran Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/essential.v21i2.110008

Abstract

Latar Belakang: Diabetes melitus tipe 2 (DMT2) telah menjadi perhatian global dengan prevalensi mencapai 6,28% di seluruh dunia yang ditandai dengan resistensi insulin, peningkatan glukosa darah kronis, dan berkontribusi terhadap perkembangan berbagai penyakit dengan mortalitas yang tinggi. Beberapa pendekatan diet dikembangkan untuk memperbaiki kondisi DMT2, termasuk diet Mediterania, yang belum banyak dievaluasi. Metode: Literatur ini dibuat untuk mengevaluasi efek diet Mediterania terhadap kontrol glikemik dan sensitivitas insulin pada pasien DMT2. Metode: Tinjauan sistematis dan meta-analisis digunakan untuk membuat literatur ini, mencakup studi klinis yang valid dan diambil dari database PubMed, ScienceDirect, dan Cochrane Library hingga Juli 2023. Sebanyak 7 studi melibatkan 1395 partisipan diinklusi dan dianalisis menggunakan Review Manager dan R untuk mengevaluasi kontrol glikemik, resistensi insulin, dan Indeks Massa Tubuh (IMT). Hasil: Hasil penelitian menunjukan, pemberian diet Mediterania mampu menurunkan kadar glukosa darah secara signifikan (MD -0.69; 95%CI: -1.08 sampai -0.29; I2 = 67%; p: 0.0006), baik glukosa darah puasa maupun non-puasa. Selain itu, diet ini juga dapat menurunkan HbA1c secara bermakna dibandingkan dengan diet kontrolnya (MD -0.45; 95%CI: -0.68 sampai -0.21; I2 = 63%; p: 0.0003). Dalam menurunkan resistensi insulin, diet Mediterania dapat menurunkan HOMA-IR yang signifikan dengan perbedaan protective ratio sebesar -0.82 (95%CI: -1.29 sampai -0.36; I2 = 79%; p=0.0005). Terlebih lagi, diet Mediterania dapat menurunkan IMT pada pasien DMT2 (MD: -0.66; 95%CI: -0.98 sampai -0.34; I2 = 44%; p<0.00001) yang tentunya dapat mencegah keparahan dan komplikasi lanjut dari penyakit ini. Simpulan: Diet Mediterania dapat menurunkan kadar glukosa darah puasa, non-puasa, HbA1c, HOMA-IR, dan IMT pada DMT2.