Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ATTENTION DEFICIT HYPERACTIVITY DISORDER IN ADULTS Leonardo Alpha Diaz; Cokorda Bagus Jaya Lesmana
Essence of Scientific Medical Journal Vol 21 No 2 (2024): Volume 21 No. 2 (Juli - Desember 2023) Essential: Essence of Scientific Medical
Publisher : Kelompok Ilmiah Hippocrates Fakultas Kedokteran Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/essential.v21i2.109386

Abstract

Pendahuluan: Attention Deficit-Hyperactivity Disorder (ADHD) adalah gangguan psikiatri yang cukup umum terjadi dimana gangguan ini mempengaruhi fungsi kehidupan sehari-hari seseorang dengan beberapa kondisi, seperti kurangnya perhatian, hiperaktivitas, impulsivitas, dan sulit beristirahat. Pembahasan: Pada beberapa anak, ADHD menetap hingga mereka tumbuh dewasa. ADHD memiliki beberapa dampak buruk pada orang dewasa dan dapat mempengaruhi kualitas hidup mereka secara signifikan. Orang dewasa dengan ADHD dilaporkan lebih berhubungan dengan pekerjaan yang tidak stabil, kurang beprestasi secara akademik, kecelakaan lalu lintas, perceraian, kriminalitas, dan gangguan penggunaan zat. Laki-laki dilaporkan memiliki prevalensi ADHD yang lebih tinggi dibandingkan perempuan. ADHD dapat disebabkan oleh beberapa faktor, seperti genetik, gangguan perkembangan saraf, cedera otak, dan komponen lingkungan. Mendiagnosis ADHD memberikan tantangan tersendiri karena banyaknya komorbiditas yang mengelilinginya, seperti gangguan bipolar, gangguan cemas, depresi, dan lain-lainnya, Terlebih lagi, beberapa orang dilaporkan mendapat diagnosis ADHD saat dewasa yang disebabkan oleh ketidaktepatan diagnosis sebelumnya. Terapi ADHD pada orang dewasa memerlukan terapi farmakologi, terbagi menjadi stimulan dan non-stimulan. Simpulan: Mendiagnosis ADHD dengan segera, memberikan terapi yang tepat, dan menyediakan lingkungan yang empatik bagi pasien akan membantu mereka untuk mengatasi gejala yang dialami dan meningkatkan kualitas hidup.