Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran E-Skills Pada Pustakawan Milenial dalam Upaya Mendukung Literasi Kesehatan Lasenta Adriyana
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2599

Abstract

Tujuan penelitian. Muncul stigma bahwa adanya sebuah kesenjangan antara pengguna akses internet, serta mereka yang kurang ahli dalam menghadapi seluk beluk mengakses teknologi. Merupakan sebuah konsep kesenjangan digital dimana di titik tersebut bukan lagi fenomena sosial baru, meskipun ada fokus pada teknologi yang relatif lebih modern. Inilah mengapa diperkirakan hal tersebut akan terjadi, melihat semakin bertambah cakupan sebagai penggunaan internet terus menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari. Tetapi inilah yang mempengaruhi lembaga seperti perpustakaan sebagai evolusi sumber daya manusia yang ada di dalamnya. Seiring dengan meningkatnya pendidikan tinggi yang terlibat dalam pembelajaran berbasis internet, sdm perpustakaan perlu menjaga, mempertahankan dan bahkan meningkatkan kegiatan digital literacy melalui e-skill yang dimiliki. Perpustakaan yang aware akan hal tersebut sudah tentu akan melakukan re-generasi. Dengan adanya pustakawan milenial yang menyadari bahwa user saat ini merupakan generasi z dan alfa yang erat hubungannya dengan teknologi terutama dalam mendapatkan informasi seputar kesehatan. Hal ini menjadi penting karena banyak informasi kesehatan yang berkembang dan kontemporer sehingga kemudahan dan ketepatan informasi menjadi bagian penting dalam literasi kesehatan bagi user. Sehingga dalam penelitian ini akan digali bagaimanakah kompetensi pustakawan milenial dalam menerapkan e-skill untuk merubah perpustakaan menjadi lebih dekat dan menguasai teknologi pada industry 4.0. Metode. Penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan analisis deskriptif untuk mengetahui gambaran e-skill pustakawan dalam mendukung user mendapatkan informasi literasi kesehatan yang relevan sesuai kebutuhannya. Hasil. Hasil penelitian menunjukan bahwa pustakawan milenial 90% memerlukan dukungan dalam menambah e-skill mereka untuk meendukung kemudahan user dalam mendapatkan literasi kesehatan yang mudah dan akurat. Kesimpulan. Pustakawan milenial lebih mudah dalam menggunakan teknologi dan memiliki e-skill yang baik dalam mendukng kemudahan user mendapatkan literasi kesehatan