Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Resepsi Khalayak terhadap Isu Feminisme pada Serial Gadis Kretek (Teori Analisis Resepsi Stuart Hall) Magfiroh Maulani; Ertika Nanda
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 5 No. 1 (2024): (JUNI 2024) JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpjsre.v5i1.9234

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis tentang resepsi atau penerimaan penonton terhadap isi pesan feminisme pada series gadis kretek. Film kerap kali dijadikan sebagai media untuk menyampaikan pesan-pesan tertentu dalam mempersuasi masyarakat terhadap suatu isu. Pada penelitian ini menggunakan teori resepsi dari stuart hall yang dimana membagi penonton pada tiga bagian dalam memaknai pesan media yaitu, Posisi Hegemoni, Negosiasi dan Posisi Oposisi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan cara mendeskripsikan hasil penelitian menggunakan teori resepsi dari Stuart Hall dengan menggunakan purpusive sampling dalam menentukan sampel penelitian ini. Terdapat sepuluh orang responden yang di wawancarai yang terdiri dari lima orang perempuan dan lima orang laki-laki. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat lima orang informan berada pada posisi hegemoni, terdapat dua orang informan berada pada posisi negosiasi, dan terdapat tiga orang informan berada pada posisi oposisi. Informan lebih banyak menyetujui isi pesan yang disampaikan pada series Gadis Kretek yaitu feminisme, namun ada yang menyetujui maknanya tetapi untuk penerapan dalam kehidupan sehari-sehari berbeda, dan bahkan ada yang menolak isi pesan tersebut dan membuat isi pesannya sendiri.
Analisis Resepsi Khalayak terhadap Isu Feminisme pada Serial Gadis Kretek (Teori Analisis Resepsi Stuart Hall) Magfiroh Maulani; Ertika Nanda
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 5 No. 1 (2024): (JUNI 2024) JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpjsre.v5i1.9234

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis tentang resepsi atau penerimaan penonton terhadap isi pesan feminisme pada series gadis kretek. Film kerap kali dijadikan sebagai media untuk menyampaikan pesan-pesan tertentu dalam mempersuasi masyarakat terhadap suatu isu. Pada penelitian ini menggunakan teori resepsi dari stuart hall yang dimana membagi penonton pada tiga bagian dalam memaknai pesan media yaitu, Posisi Hegemoni, Negosiasi dan Posisi Oposisi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan cara mendeskripsikan hasil penelitian menggunakan teori resepsi dari Stuart Hall dengan menggunakan purpusive sampling dalam menentukan sampel penelitian ini. Terdapat sepuluh orang responden yang di wawancarai yang terdiri dari lima orang perempuan dan lima orang laki-laki. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat lima orang informan berada pada posisi hegemoni, terdapat dua orang informan berada pada posisi negosiasi, dan terdapat tiga orang informan berada pada posisi oposisi. Informan lebih banyak menyetujui isi pesan yang disampaikan pada series Gadis Kretek yaitu feminisme, namun ada yang menyetujui maknanya tetapi untuk penerapan dalam kehidupan sehari-sehari berbeda, dan bahkan ada yang menolak isi pesan tersebut dan membuat isi pesannya sendiri.
Representasi Pesan Moral dalam Iklan Telkomsel Siaga Edisi Ramadhan #BersamaKitaBerkah Denny Yustisia Asnadi Putra; Ertika Nanda
Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Vol. 7 No. 2 (2025): RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/reslaj.v7i2.5806

Abstract

Advertisements are a means of communication used by communicators, in this case, producers, or companies, to convey informationabout services or goods, primarily to their customers or consumers. Advertisements are not only a means of promotion but can also serve as a medium for delivering messages. One type of message that can be conveyed in advertisements is the representation of moral messages. This research aims to analyze the moral messages contained in the Telkomsel Siaga Ramadhan Edition #BersamaKitaBerkah advertisement. This research uses a qualitative method with a critical paradigm and a descriptive approach. Data collection techniques include observation and documentation. The theory used is Roland Barthes’ semiotics theory, which analyzes the denotative, connotative, and mythical meanings in the Telkomsel Siaga Ramadhan Edition #BersamaKitaBerkah advertisement. The results of this research show that the denotative and connotative meanings in each scene presented are closely related to everyday life. They remind us to always respect our mothers and appreciate their hard work, dedication, and efforts in raising us. The myth created is that a child should be able to repay the kindness of a mother who has worked hard to support and finance the child. The conclusion is that Telkomsel does not just create advertisements as commercial ads aimed at gaining profit but strives to present works whose story content contain positive moral messages that can be taken as lessons for Telkomsel provider users.