Kelapa sawit merupakan komoditas ekspor yang sangat penting bagi Indonesia, dengan kawasan Asia sebagai salah satu pasar utama dan paling strategis. Namun, di tengah tantangan perdagangan global yang dinamis serta fluktuasi nilai ekspor, evaluasi terhadap posisi pasar secara berkelanjutan menjadi hal yang sangat diperlukan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja ekspor, perkembangan, dan daya saing ekspor crude palm oil (CPO) Indonesia di kawasan Asia selama periode 2021–2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari TradeMap dan Badan Pusat Statistik (BPS). Metode analisis yang digunakan meliputi Revealed Comparative Advantage (RCA), Export Product Dynamics (EPD), dan Export Competitiveness Index (ECI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa CPO Indonesia secara konsisten memiliki keunggulan komparatif yang kuat, ditunjukkan oleh nilai RCA yang selalu berada di atas 1 selama periode pengamatan, dengan nilai tertinggi pada tahun 2023 sebelum mengalami tren penurunan. Selain itu, analisis EPD menunjukkan bahwa CPO Indonesia secara konsisten berada pada kuadran rising star, yang menandakan pertumbuhan pangsa pasar yang tinggi. Sementara itu, perhitungan ECI menunjukkan bahwa kinerja ekspor CPO Indonesia relatif kompetitif meskipun mengalami fluktuasi. Temuan ini mengindikasikan bahwa daya saing CPO Indonesia perlu terus dipertahankan melalui inovasi berkelanjutan, peningkatan efisiensi hilirisasi produk, serta diversifikasi pasar ekspor yang lebih luas.