Fauzi Fauzi
Universitas Islam Syekh Yusuf

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA PADA PENULISAN PAMFLET DI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM Fajrin, Verawati; Pratama, Aditya; Fauzi, Aziz
Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9, No 1 (2024): Jurnal Membaca (Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jmbsi.v9i1.26030

Abstract

Bahasa merupakan medium penting dalam menyampaikan berbagai informasi. Informasi yang dismapaikan dapat berupa pesan yang bertujuan untuk memotivasi kehidupan seseorang. Salah satu media yang digunakan khalayak dalam memberikan dan memperoleh informasi di zaman digital saat ini semakin mudah yaitu melalui media elektronik berupa Instagram. Penelitian ini dilakukan karena adanya keberadaan gambar yang berisi status (caption)di Instagram yang sangat beragam berupa kata-kata motivasi tetapi kata-kata tersebut tidak mempergunakan kaidah bahasa yang benar, terlalu banyak kesalahan yang dibuat karena  ketidaktahuan atau sekadar untuk menyampaikan pesan kepada pembaca saja. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode penelitian kualitatif bersifat deskriptif yaitu berupa kata-kata atau kalimat motivasi pada unggahan pamflet di instagram. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan wujud kesalahan berbahasa bidang fonologi, morfologi, sintaksis serta ejaan. Sumber data yang digunakan adalah 26 unggahan pamflet pada media sosial Instagram. Data dalam penelitian ini menggunakan data kualitatif, yaitu data berupa kata-kata atau kalimat yang merupakan kesalahan bahasa dalam wujud kesalahan ejaan, fonologi, morfologi, dan sintaksis. Hasil penelitian ini ditemukan wujud kesalahan berbahasa sebagai berikut 1) Kesalahan berbahasa pada penulisan pamflet di media social Instagram terdiri atas 10 kesalahan  bidang fonologi; 2) Kesalahan berbahasa pada penulisan pamflet di media social Instagram terdiri atas 17 kesalahan bidang morfologi; 3) Kesalahan berbahasa pada penulisan pamflet di media social Instagram  terdiri atas 3 kesalahan bidang sintaksis; dan 4)  Kesalahan berbahasa pada penulisan pamflet di media social Instagram  terdiri atas 21 kesalaham ejaan.Bahasa merupakan medium penting dalam menyampaikan berbagai informasi. Informasi yang dismapaikan dapat berupa pesan yang bertujuan untuk memotivasi kehidupan seseorang. Salah satu media yang digunakan khalayak dalam memberikan dan memperoleh informasi di zaman digital saat ini semakin mudah yaitu melalui media elektronik berupa Instagram. Penelitian ini dilakukan karena adanya keberadaan gambar yang berisi status (caption) di Instagram yang sangat beragam berupa kata-kata motivasi tetapi kata-kata tersebut tidak mempergunakan kaidah bahasa yang benar, terlalu banyak kesalahan yang dibuat karena  ketidaktahuan atau sekadar untuk menyampaikan pesan kepada pembaca saja. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode penelitian kualitatif bersifat deskriptif yaitu berupa kata-kata atau kalimat motivasi pada unggahan pamflet di instagram. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan wujud kesalahan berbahasa bidang fonologi, morfologi, sintaksis serta ejaan. Sumber data yang digunakan adalah 26 unggahan pamflet pada media sosial Instagram. Data dalam penelitian ini menggunakan data kualitatif, yaitu data berupa kata-kata atau kalimat yang merupakan kesalahan bahasa dalam wujud kesalahan ejaan, fonologi, morfologi, dan sintaksis. Hasil penelitian ini ditemukan wujud kesalahan berbahasa sebagai berikut 1) Kesalahan berbahasa pada penulisan pamflet di media social Instagram terdiri atas 10 kesalahan  bidang fonologi; 2) Kesalahan berbahasa pada penulisan pamflet di media social Instagram terdiri atas 17 kesalahan bidang morfologi; 3) Kesalahan berbahasa pada penulisan pamflet di media social Instagram  terdiri atas 3 kesalahan bidang sintaksis; dan 4)  Kesalahan berbahasa pada penulisan pamflet di media social Instagram  terdiri atas 21 kesalaham ejaan.