Budi Astuti
Universitas Negeri Malang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Systematic Literature Review: Kajian Penerapan Metaverse dalam Layanan Konseling di Era Digital Panji Nur Fitri Yanto; Yani Sahendra; Hayani Hayani; Budi Astuti
Proceedings Series of Educational Studies 2023: Proceeding of International Seminar Indonesia-Malaysia 2023
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um083.9131

Abstract

Metaverse adalah teknologi modern yang menghadirkan lingkungan tiga dimensi yang menyatukan realitas fisik dan dunia digital yang canggih. Metaverse merupakan ruang virtual di mana orang dari seluruh dunia dapat berkumpul, berkomunikasi serta berinteraksi satu sama lainnya menggunakan teknologi VR (Virtual Reality) dan AR (Augmented Reality). Penggunaan metaverse mulai menjadi tren untuk dimanfaatkan dalam dunia pendidikan dan kesehatan, termasuk dalam layanan konseling. Oleh karena itu pembahasan pada studi penelitian ini adalah mengkaji kerangka teoritis pemanfaatan metaverse dalam bidang konseling Kesehatan mental berdasarkan konsep dan karakteristiknya sebagai media layanan berbasis teknologi. Metode penelitian yang dipakai adalah Sistematic Literature Review (SLR) dengan menganalisis 15 jurnal terindeks yang berkaitan dengan topik. Hasil penelitian menunjukan bahwa metaverse dalam hal ini dipandang memiliki nilai “pengalaman” yang berpusat pada manusia berdasarkan esensi dari aspek penggunanya yaitu manusia, bukan dari aspek teknologinya. Terdapat 4 konsep konseling terapi berbasis metaverse, yaitu metaverse sebagai "lingkungan yang diharapkan secara umum" dalam kategori perkembangan dan terapi individu; tahap transisi untuk menyesuaikan diri dengan realitas; ruang kreatif untuk memori dan komunikasi individu; serta realitas yang diperluas atau "lebih dari yang diperlukan". Terdapat implementasi metaverse yang efektiv dalam layanan konseling menggunakan berbagai software berbentuk Augmented Reality dan Virtual Reality. Sehingga penelitian ini diharapkan menjadi dasar yang berguna untuk mengembangkan strategi dan metode layanan konseling baru sebagai ruang terapi untuk menjaga kesehatan mental melalui teknologi metaverse.