Natasya Sabrina Agvi Azriella Ratzlaff
Universitas Negeri Malang,

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Meningkatkan Pengembangan Belajar Bahasa Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) Di SD Inklusi Melalui Pembelajaran Pull Out Photo Box Natasya Sabrina Agvi Azriella Ratzlaff
Proceedings Series of Educational Studies 2023: Prosiding Seminar Nasional Peran Manajemen Pendidikan untuk Menyiapkan Sekolah Unggul Era Lear
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um083.7888

Abstract

Abstract: A person who exhibits irregularities or variations in physical, mental, social, emotional, or intellectual qualities is considered to have special needs. Due to barriers to learning and development, people with inclusion need special interventions in the field of education (barriers to learning and development). Learning media is a means of conveying information or messages to students, so the Pull Out Photo Box learning model is expected to be able to bridge ABK students to learn classically and study in inclusive classes. This research aims to provide solutions for language learning in children with special needs (ABK) in inclusive schools. The learning media Pull Out Picture Box is made using R and D (Research and Development) as a research methodology. Data obtained using observation and interview techniques. The data is descriptive qualitative data. Meanwhile, the results of utilizing learning resources with the Pull Out Picture Box for inclusive class language learning is a wrong attempt to create a new way. Learning facilities that can help people understand the world of student education in inclusive schools.Keywords: Children with Special Needs, Inclusion, Learning MediaAbstrak: Seseorang yang menunjukkan ketidakteraturan atau variasi dalam kualitas fisik, mental, sosial, emosional, atau intelektual dianggap memiliki kebutuhan khusus. Karena untuk hambatan pembelajaran dan pengembangan, orang dengan inklusi membutuhkan intervensi khusus di bidang pendidikan (barrier to learning and development). Media pembelajaran merupakan sarana untuk menyampaikan informasi atau pesan kepada peserta didik maka dengan pembelajaran model Pull Out Photo Box diharapkan bisa menjembatani siswa ABK dapat belajar secara klasikal dan belajar di kelas inklusi. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan solusi bagi pembelajaran bahasa pada anak berkebutuhan khusus (ABK) disekolah inklusi. Media pembelajaran Pull Out Picture Box dibuat dengan menggunakan R dan D (Research and Development) sebagai metodologi penelitian. Data didapatkan menggunakan teknik observasi dan wawancara. Data tersebut merupakan data deskriptif kualitatif. Sedangkan hasil pemanfaatan sumber belajar dengan Pull Out Picture Box untuk pembelajaran bahasa kelas inklusi merupakan upaya yang salah untuk menciptakan cara terbaru. Sarana pembelajaran yang dapat membantu masyarakat memahami dunia pendidikan siswa disekolah inklusi.Kata kunci: Anak Berkebutuhan Khusus, Inklusi, Media Pembelajaran