Asia Anis Sulalah
Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari Bondowoso

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

TRADISI HAUL SEBAGAI INTERNALISASI NILAI SPIRITUAL DI PESANTREN Zainul Arifin; Siti Masyarafatul Manna Wassalwa; Asia Anis Sulalah
Ambarsa : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 5 No. 1 (2025): Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59106/abs.v5i1.262

Abstract

Tradisi Haul di pesantren memiliki peran yang sangat signifikan dalam proses internalisasi nilai spiritual para santri. Artikel ini mengkaji peran tradisi Haul dalam internalisasi ilai-nilai spiritual di Pesantren Abu Zairi dan Manbaul Ulum Bondowoso, Jawa Timur, dengan fokus pada kajian kepemimpinan spiritual pesantren yang sangat memengaruhi pelaksanaan tradisi Haul. Jenis Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini bersifat kualitatif. Karena data yang diperoleh dari beberapa sumber data baik primer dan sekunder. Data primer yang akan diperoleh peneliti adalah wawancara dan observasi dengan melakukan wawancara yang mendalam terhadap tradisi Haul dalam menanamkan nilai-nilai spiritual di pesantren sebagai sampel yang berada di Abu Zairi dan Manbaul Ulum di jawa timur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tradisi Haul memberikan dampak yang sangat signifikan terhadap pembentukan karakter spiritual santri. Santri yang terlibat dalam tradisi Haul cenderung memiliki kedekatan yang lebih kuat terhadap ajaran agama, baik dalam aspek akhlak maupun pengamalan ibadah. Selain itu, Haul juga mempererat rasa persaudaraan antar santri dan antara santri dengan masyarakat sekitar. Penelitian ini juga menegaskan bahwa pelaksanaan tradisi Haul di pesantren dapat dijadikan sebagai model untuk meningkatkan kesadaran spiritual dan sosial santri, serta memperkuat peran pesantren sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk akhlak dan spiritualitas yang kokoh. Dalam konteks ini, kepemimpinan spiritual pesantren memiliki peran yang sangat vital dalam menjaga dan mengembangkan tradisi ini, serta memastikan bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam Haul dapat memberikan pengaruh positif bagi kehidupan para santri di masa depan
Exploring Expressive Language Disorders in Children with Autism in Banyuwangi: A Psycholinguistic Review Akhmad Sofyan; Muta’allim; Saepulloh; Asia Anis Sulalah; Sahrotul Qeisiyeh
RETORIKA: Jurnal Ilmu Bahasa Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Program Studi Magister Ilmu Linguistik Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/jr.10.3.2024.839-848

Abstract

Autism is a complex neurodevelopmental disorder that affects various aspects of a child's development, including language abilities. This study aims to identify and analyze the fluency, articulation, and sentence structure abilities of autistic children at SMAN 1 Glenmore, Banyuwangi Regency. The research employs a qualitative descriptive design. The data in this study consists of words and sentences, with the data sources being autistic students from Class X IPS4 at SMAN 1 Glenmore Banyuwangi. The method used for data collection is the observation-participation method, where the researcher observes the spoken and written expressions of autistic students from Class X IPS4 SMAN 1 Glenmore Banyuwangi through recording and note-taking techniques. Additionally, interviews were conducted with the autistic students, teachers, parents, and the students' peers. After the data was collected, the researcher performed data reduction, classification, verification, tabulation, and coding for each data set. Finally, the researcher interpreted the data and drew conclusions. The results of the study indicate that the expressive language abilities of autistic children are still hindered by several factors, such as fluency in speaking, pronunciation, and unclear articulation, especially in words containing the letters or endings L, N, M, R, T, and NG. Autistic children tend to speak in short phrases and are experience significant challenges in active communication, nor can they convey information clearly. However, Bela Citra Kinanjur (BCK) is able to write independently with simple compositions, although some grammatical errors are still present, such as in the use of articles, spacing, and writing mechanics. Based on these findings, it is recommended that teachers help build the confidence of autistic students through public speaking activities, writing therapy, and word-building stimulation.