Anissa Anissa
Universitas Negeri Padang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pelaksanaan Program Tahfidzh Qur’an Melalui Program Pendikar Takesi (Studi Kasus: SMA Negeri 4 Padang) Anissa Anissa; Desri Nora
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 3 No. 1 (2024): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (March 2024)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v3i1.190

Abstract

Penelitian ini bertujun untuk mendeskripsikan pelaksanaan program Tahfidzh melalui Pendikar Takesi di SMA Negeri 4 Padang. Program tahfidzh dijadikan sebagai program unggulan yang dikemas dengan nama yang unik yaitu kegiatan Pendikar Takesi, sehingga peneliti tertarik untuk melihat bagaimana pelaksanaan program tahfidzh mulai dari perencaan, pelaksanaan, evaluasi, serta hambatan dalam kegiatan Tahfidzh pada Pendikar Takesi di SMA Negeri 4 Padang. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 4 Padang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe studi kasus. Teknik pemilihan informan dengan purposive sampling, dengan jumlah informan 9 orang. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles dan Huberman yang terdiri dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Untuk menganalisis penelitian ini, penulis menggunakan Teori Struktural Fungsional Talcott Parson skema AGIL yaitu Adaptation, Goal Attainment, Integration, dan Latency. Teori Struktural Fungsional adalah teori yang memandang bahwa semua elemen dalam masyarakat memiliki fungsinya masing masing jika salah satu elemen tidak berfungsi dengan baik maka akan terjadi permasalahan, sehingga dalam hal ini peneliti melihat bahwa program Pendikar Takesi merupakan salah satu elemen dalam masyarakatnya. Sehingga harus menjalankan fungsinya dengan baik meskipun ada hambatan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dengan adanya pelaksanaan program Tahfidzh melalui Pendikar Takesi (Pendidikan Karakter berbasis Tahfidzh, Kuliah Karakter dan Motivasi) di SMA Negeri 4 Padang yang dilaksanakan secara rutin setiap hari jum’at selama 1 jam pelajaran (45 menit), siswa terus dapat meningkatkan dan mengulang ulang setoran hafalan surat Al Qur’annya. Setoran hafalan akan menjadi nilai tambah pada bidang studi PAI. Bagi siswa yang sudah menamatkan hafalan Al Qurannya akan di evaluasi berbentuk ujian tahfidzh. Siswa yang dinyatakan lulus akan dilakukan wisuda tahfidzh dan diberikan penghargaan berupa sertifikat. Adapun yang yang menjadi hambatan pada program tahfidzh diantaranya: Pendanaan, kekurangan Sumber Daya Manusia (SDM), hingga minat siswa dalam menghafal masih rendah.