p-Index From 2021 - 2026
0.562
P-Index
This Author published in this journals
All Journal J-CEKI
Sarbini Sarbini
STIPRAM Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : J-CEKI

Ontologi Ilmu Transportasi Pariwisata : Landasan Bangunan Ilmu Transportasi Pariwisata Sarbini Sarbini
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 2: Februari 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i2.3095

Abstract

Penelitian ini ada pada posisi Grounded Theory yakni peneliti memiliki tujuan mengkonstruk dan membangun teori (ilmu transportasi pariwisata) menurut data peneliti. Desain penelitian menerapkan deduktif kualitatif yakni cara berpikir yang berpijak dari teori umum atau teori filsafat direlasikan dengan fakta lapangan untuk dapat diimplementasikan di dalam manejemen transportasi pariwisata. Objek ilmu maupun pernyataan ilmu dalam paradigma Positivisme yang berakar pada empirisme haruslah memenuhi syarat-syarat seperti; observable, repeatable, measurable, testable, dan predictable. Positivisme ilmunya dibangun berdasar sistem logika induktif, dan mendasari pada entitas empiri, maka bersifat behavioral, operasional dan kuantitatif. Realitas “yang-ada” adalah realitas transportasi pariwisata; moda (sarana), infrastruktur, manajemen, dan teknologi merupakan sistem materi dan suatu proses yang berlangsung dinamis. Problem epistemologis positivisme ada pada nilai humanis (santun, rahmah) tercerabut. Transportasi pariwisata memiliki substansi materi dan spiritual, materi dan pelayanan wisatawan, dalam kegiatan wisata sebagai media proses untuk menghantarkan terbentuknya manusia ideal. Pendekatan post-positivisme dengan triangulation, interaksi dinamik antara subjek dengan objek sebagai landasan filosofis untuk membangun ilmu transportasi pariwisata. Analisis filosofis tersebut diharapkan dapat menempatkan pososi studi transportasi pariwisata pada ilmu yang bersifat khusus.