Yeremi Siagian
Universitas Negeri Medan

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Media Sosial, E-Lifestyle, dan Status Sosial Ekonomi Orang Tua Terhadap Perilaku Konsumtif Mahasiswa Ilmu Ekonomi Universitas Negeri Medan Cici Kurnia Sari Lubis; Jesica Septi Leony Simanungkalit; Yeremi Siagian; Nasrullah Hidayat
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 4: Juni 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i4.3846

Abstract

This research aims to determine the use of social media, E-Lifestyle and parents' socio-economic status on the consumption behavior of Economics students at Medan State University, both simultaneously and partially. The population in this research was Economics students from Medan State University, class of 2021, totaling 120 students with a research sample of 35 students. This study uses a quantitative approach. The results of this research obtained the regression equation Y = 0.167 + 0.143 MS + 0.274 EL + 0.502 SS. Social media, E-Lifestyle and parents' socio-economic status simultaneously influence the consumption behavior of Economics students at Medan State University with a contribution of 42.8%. Partially, social media influences consumptive behavior. E-Lifestyle influences consumptive behavior and parents' socio-economic status influences consumptive behavior.
Studi Kelayakan Usaha Depot Air Minum Isi Ulang “Berkah Water” Jesaya Kemalementa Karo Karo; Yeremi Siagian; Nasrullah Hidayat; Nurlia Aprianti Sinurat; Febryanti Angkat
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i2.6457

Abstract

Tingkat pengangguran yang tinggi di Indonesia menjadi masalah signifikan yang perlu diatasi. Salah satu solusi yang diusulkan adalah mendorong pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk menciptakan lapangan kerja baru. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kelayakan usaha depot air "Water Berkah" dalam kondisi ekonomi saat ini. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kelayakan usaha dengan pendekatan evaluatif, meliputi analisis aspek finansial, pasar, teknis, dan manajemen. Data diperoleh melalui wawancara dengan pemilik usaha dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha depot air "Water Berkah" layak untuk dijalankan dengan nilai NPV positif sebesar Rp 267.840.167, IRR sebesar 63,03%, dan Payback Period selama 1 tahun 7 hari. Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa pengembangan usaha depot air dapat menjadi solusi untuk mengurangi tingkat pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja baru.
Determinan Inflasi di Indonesia Januari 2021-Maret 2024 Noni Rozaini; Desember Palito Sinaga; Jelin Rachel Stephony Saragih; Jesica Septi Leony Simanungkalit; Mirna Salifah Siregar; Sena Samosir; Yeremi Siagian
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 3 No. 5: Juli 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v3i5.3751

Abstract

Kebijakan moneter penting untuk mengatur dan menjaga stabilitas ekonomi suatu negara. Oleh karena itu, penting untuk melihat determinan dari inflasi sehingga nantinya dapat mengeambil kebijakan yang relevan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Kurs, BI Rate dan Jumlah Uang terhadap Inflasi di Indonesia.. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dengan jenis data time series periode Januari 2021-Maret 2024, penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode analisis regresi linear berganda. Dari penelitian ini ditemukan bahwa kurs tidak berpengaruh signifikan terhadap inflasi di Indonesia. Sedangkan BI Rate dan Jumlah Uang beredar berpengaruh signigikan terhadap inflasi di Indonesia. Secara simultan, Kurs, BI Rate dan Jumlah Uang memiliki kontribusi sebesar 49.25% terhadap inflasi di Indonesia sedangkan sisanya sebesar 50,75% dijelaskan oleh faktor lain yang tidak ada dalam penelitian ini.