This Author published in this journals
All Journal Jurnal Tekno Global
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemodelan Potensi Banjir Pasang Air Laut di Kecamatan Teluk Betung Timur, Kota Bandar Lampung Perdana, Redho Surya; Selvia Purba Tanjung; Aulia Try Atmojo; Tri Kies Welly; Akbar Wahyu Nugraha
Jurnal Tekno Global Vol. 14 No. 02
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jtg.v14i02.5977

Abstract

ABSTRACT The coastal area of Teluk Betung Timur, Bandar Lampung City, is a low-lying region highly vulnerable to tidal flooding (rob) caused by a combination of land subsidence and sea level rise. This study aims to model the potential tidal flood risk for the period 2023–2028 using a Geographic Information System (GIS) approach. The datasets include tidal observations from BMKG, sea level rise data derived from satellite altimetry, land subsidence data from continuous GNSS and InSAR monitoring, and DEMNAS from BIG. The modeling process involved tidal harmonic analysis, calculation of the Highest High Water Level (HHWL), and the application of raster calculator to generate inundation maps. The results indicate that in 2023 the inundated area covered 33,479 hectares, which significantly increased to 124,797 hectares by 2028. Sukamaju, Kota Karang, and Keteguhan sub-districts were identified as the most affected areas. Field validation yielded an overall accuracy of 90.14% with a kappa index of 0.80, demonstrating a high level of agreement between the model and actual conditions. These findings highlight the importance of spatial modeling as a basis for coastal mitigation strategies and adaptation planning against future tidal flood hazards.  Keywords : Tidal Flooding, Spatial Modelling, Teluk Betung Timur, Bandar Lampung   ABSTRAK  Wilayah pesisir Teluk Betung Timur, Kota Bandar Lampung, merupakan kawasan datar yang rentan terhadap banjir pasang air laut (rob) akibat kombinasi penurunan muka tanah dan kenaikan muka laut. Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan potensi banjir rob periode 2023–2028 dengan menggunakan pendekatan sistem informasi geografis (SIG). Data yang digunakan meliputi pasang surut dari BMKG, kenaikan muka laut dari hasil altimetri satelit, data penurunan muka tanah dari pengamatan GNSS dan InSAR, serta data DEMNAS dari BIG. Pemodelan dilakukan melalui analisis harmonik pasang surut, perhitungan elevasi muka air laut tertinggi (Highest High Water Level/HHWL), serta penerapan kalkulator raster untuk menghasilkan peta genangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahun 2023 luas genangan mencapai 33,479 hektar dan meningkat signifikan menjadi 124,797 hektar pada tahun 2028. Kelurahan Sukamaju, Kota Karang, dan Keteguhan teridentifikasi sebagai wilayah paling terdampak. Validasi lapangan menghasilkan tingkat akurasi 90,14% dengan indeks kappa 0,80 yang menunjukkan kesesuaian tinggi antara model dan kondisi aktual. Temuan ini menegaskan pentingnya pemodelan spasial sebagai dasar mitigasi dan perencanaan adaptasi wilayah pesisir terhadap ancaman banjir rob di masa mendatang. Kata Kunci : Banjir Pasang Air Laut, Pemodelan Spasial, Teluk Betung Timur, Bandar Lampung