M. Haekal Nafiz
Universitas Bhakti Kencana Bandung

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Kepemimpinan efektif kepala ruangan dengan kinerja perawat di ruang rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah Sekarwangi Basri, Burhanuddin; Utami, Tri; Nafiz, M. Haekal
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 15 No. 01 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jikbh.v15i01.1054

Abstract

Latar Belakang: Kepemimpinan keperawatan merupakan faktor penentu yang menentukan citra keperawatan. Untuk menciptakan citra positif keperawatan yang dapat mempengaruhi kebijakan nasional dalam sistem kesehatan, diperlukan keterampilan kepemimpinan yang efektif di semua bidang manajemen kesehatan.Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional dan proporsional random sampling. 54 responden berpartisipasi dalam penelitian ini. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner.Hasil: Hasil uji Chi-square menunjukkan P-value: 0,014 < 0,05.Kesimpulan: Dapat disimpulkan terdapat hubungan antara efektifitas manajemen manajer ruangan dengan kinerja perawat di ruang pasien RSUD Sekarwang.
Hubungan pendamping keluarga terhadap tingkat kecemasan ibu selama proses persalinan normal di Wilayah Kerja Puskesmas Sukabumi Utami, Tri; Basri, Burhanuddin; Nafiz, M. Haekal
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 15 No. 01 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jikbh.v15i01.1056

Abstract

Latar Belakang: Kehamilan serta persalinan ialah peristiwa alamiah, namun pada realitasnya banyak ibu takut menjalaninya. Paling utama akibat rasa sakit yang teramat hebat yang terjalin pada dikala kontraksi, keadaan ini menimbulkan para ibu merasa tegang serta hadapi kecemasan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengenali apakah terdapat ikatan pasangan keluarga terhadap tingkatan kecemasan ibu sepanjang proses persalinan wajar di daerah kerja Puskesmas Sukabumi.Metode: Desain riset yang digunakan ialah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Ilustrasi diambil dengan metode porposif sampling ialah 39 penderita. Instrumen dalam riset merupakan kuesioner. Hasil riset dianalisis dengan memakai rumus Chi square.Hasil: Dari hasil uji chi- square didapatkan p=0,002 (p value < 0,05.Kesimpulan: Bisa disimpulkan terdapat ikatan yang bermakna antara Kedudukan Pasangan Keluarga Terhadap Tingkatan Kecemasan Ibu Sepanjang Proses Persalinan Wajar di daerah kerja Puskesmas Sukabumi.
Analisis Pengaruh Kepuasan Gaji, Kepuasan Kerja, Komitmen Organisasional Terhadap Turnover Intention Perawat di Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih Haekal Nafiz, Muhammad
Cindoku : Jurnal Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2024): Februari
Publisher : PT. Alahyan Publisher Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61492/cindoku.v1i1.177

Abstract

Turnover intention can be interpreted as the movement of labor out of the organization. The high level of turnover intention has become a serious problem for many companies, even some companies experience frustration when they find out that the recruitment process that has succeeded in attracting qualified staff ultimately turns out to be useless because the recruited staff has chosen a job in another company. The purpose of this study is to analyze the influence of salary satisfaction, job satisfaction, and organizational commitment on the turnover intention of nurses at the Jakarta Cempaka Putih Islamic Hospital. This study uses an observational analytical method with a cross-sectional design. Data collection was carried out by interviews, surveys and questionnaire distribution. The data analysis technique used is PLS (partial least square). The results of this study found that there was an effect of salary satisfaction on turnover intention, job satisfaction did not have a significant effect on turnover intention and there was no effect of organizational commitment on turnover intention. The researcher's suggestion is to further review both the number and the existing payroll system, provide a transparent assessment of nurses' performance, increase nurses' job satisfaction, and fulfill nurses' rights following the accuracy of remuneration, career leveling, and suitability in assignments.
Pengaruh sleeping bag elektrik terhadap suhu tubuh pada pasien pasca operasi di instalasi bedah sentral Nafiz, Muhammad Haekal; Mardiyono, Mardiyono; Widigdo, Dwi Ari Murti
Holistik Jurnal Kesehatan Vol. 19 No. 9 (2025): Volume 19 Nomor 9
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v19i9.1684

Abstract

Background: Postoperative hypothermia is a common complication in patients undergoing surgery under general anesthesia, characterized by a drop in body temperature below 36°C due to impaired thermoregulation, exposure to cold temperatures, unheated intravenous fluids, and prolonged surgery. Globally, its incidence reaches 5–15% and can lead to serious complications such as coagulation disorders, surgical site infections, prolonged recovery, and increased mortality. Prevention is achieved through warming intravenous fluids, the use of heating blankets, and continuous body temperature monitoring. An innovative electric sleeping bag is currently being developed as a more effective method for maintaining stable patient body temperature, increasing comfort, accelerating recovery, and reducing the risk of postoperative hypothermia. Purpose: To determine the effect of an electric sleeping bag on body temperature in postoperative patients. Method: This quantitative study, using a Research and Development (R&D) approach, was conducted at Assyifa Islamic Hospital in Sukabumi City. The study population consisted of 244 patients over the past five months, with a sample of 42 participants divided into intervention and control groups, each with 21 participants, and calculated using a simple random sampling technique. Data analysis was performed using a paired t-test to determine differences between the pretest and posttest. Results: Statistical analysis using a paired sample t-test showed that in the intervention group, the p-value was 0.000 (p < 0.05), indicating a significant effect of the electric sleeping bag on increasing the body temperature of postoperative patients. Conversely, in the control group, the p-value was 0.329 (p > 0.05), indicating no significant effect on changes in patient body temperature. Conclusion: The electric sleeping bag affected the increase in body temperature in postoperative patients in the intervention group (p-value 0.000), while there was no significant effect in the control group (p-value 0.329).   Keywords: Body Temperature; Electric Sleeping Bag; Hypothermia; Postoperative Patients.   Pendahuluan: Hipotermia pascaoperasi adalah komplikasi umum pada pasien yang menjalani pembedahan dengan anestesi umum, ditandai oleh penurunan suhu tubuh di bawah 36°C akibat gangguan termoregulasi, paparan suhu dingin, cairan infus tidak dipanaskan, dan lamanya operasi. Secara global, insidensinya mencapai 5–15% dan dapat menimbulkan komplikasi serius seperti gangguan koagulasi, infeksi luka operasi, perpanjangan pemulihan, serta peningkatan mortalitas. Pencegahan dilakukan melalui pemanasan cairan infus, penggunaan selimut pemanas, dan pemantauan suhu tubuh secara kontinu. Inovasi sleeping bag elektrik kini dikembangkan sebagai metode yang lebih efektif untuk menjaga kestabilan suhu tubuh pasien, meningkatkan kenyamanan, mempercepat pemulihan, dan menurunkan risiko hipotermia pascaoperasi. Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh sleeping bag elektrik terhadap suhu tubuh pada pasien pasca operasi. Metode: Penelitian kuantitatif dengan pendekatan Research and Development (R&D), dilakukan di Rumah Sakit Islam (RSI) Assyifa Kota Sukabumi. Populasi penelitian berjumlah 244 pasien selama lima bulan terakhir dengan sampel 42 partisipan yang dibagi menjadi kelompok intervensi dan kontrol, masing-masing 21 partisipan dan dihitung menggunakan teknik simple random sampling. Analisis data dilakukan dengan uji Paired T-Test untuk melihat perbedaan pretest dan posttest Hasil: Uji statistik menggunakan Paired Samples Test menunjukkan bahwa, pada kelompok intervensi nilai p-value sebesar 0.000 (p < 0.05), sehingga ditemukan adanya pengaruh signifikan sleeping bag elektrik terhadap peningkatan suhu tubuh pasien pascaoperasi. Sebaliknya, pada kelompok kontrol diperoleh p-value sebesar 0.329 (p > 0.05), menunjukkan tidak adanya pengaruh signifikan terhadap perubahan suhu tubuh pasien. Simpulan: Sleeping bag elektrik berpengaruh terhadap peningkatan suhu tubuh pasien pascaoperasi pada kelompok intervensi (p-value 0.000), sedangkan tidak ada pengaruh yang signifikan pada kelompok kontrol (p-value 0.329).   Kata Kunci: Hipotermia; Pasien Pascaoperasi; Sleeping Bag Elektrik; Suhu Tubuh.