Riskon Ali Guru Harahap
Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan Fungsi Manajemen Forum Kerukunan Umat Beragama Dalam Membangun Kerukunan dan Moderasi Beragama di Kota Medan Riskon Ali Guru Harahap; Faridah Faridah
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL Vol. 5 No. 3 (2024): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (April - Mei 2024)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v5i3.1872

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan fungsi manajemen FKUB dalam membangun kerukunan umatberagama dan moderasi beragama, sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kerukunan dan toleransi antarumat beragama di Kota Medan yang multikultural. Penelitian kualitatif menjadi metodologi penelitian yang digunakan. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Tiga metode analisis data yang digunakan: 1) Reduksi data; 2) Tampilan data; dan 3) Penarikan kesimpulan. Untuk memverifikasi keakuratan data, penulis menggunakan triangulasi sumber, metode, dan durasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Medan bertumpu pada fungsi manajemen POAC dalam menjalankan organisasi. Perencanaan dibuat secara kolaboratif dalam bentuk program kerja tahunan yang bertepatan dengan acara keagamaan dan sosial rutin, serta program kerja jangka pendek atau bulanan yang membina dialog antar generasi muda dan tokoh lintas agama dan masyarakat dalam rangka menumbuhkan kerukunan dan moderasi umat beragama di Kota Medan. Adapun kegiatan-kegiatan FKUB diantaranya: 1) Membangun dialog antartokoh agama dan tokoh pemuda lintas agama; 2) Kunjungan ke lembaga masyarakat untuk sosialisasi dan membangun dialog dengan kelompok milenial; 3) Seminar kerukunan; 4) Izin mendirikan tempat ibadah; dan 5) Bakti sosial dan sosialisasi kerukunan yang melibatkan masyarakat.