Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Gambaran Pengetahuan Ibu Dan Keberhasilan Imunisasi Di Posyandu Gelatik Kampung Wadas Kubang Inarotul Wahdiyah; Mohamad Naim; Mochhamad Ganiadi
EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI ) Vol 7 No 1 (2024): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v7i1.2093

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui Pengetahuan Ibu Untuk Datang Ke Posyandu Gelatik Kampung Wadas Kubang. (2) Mengetahui Tingkat Keberhasilan Imunisasi Di Posyandu Gelatik Kampung Wadas Kubang. Teknik pengumpulan data yang di gunakan pada penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Adapun teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah dengan melakukan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini terdiri dari 7 orang ibu peserta posyandu dan 1 ketua posyandu dan 2 kader posyandu. Adapun hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Imunisasi merupakan langkah penting dalam menjaga kesehatan anak, dan pemahaman ibu mengenai imunisasi dipengaruhi oleh generasi dan tingkat pendidikan. Ibu yang lebih tua mengandalkan pengalaman dan sumber informasi tradisional, sedangkan ibu yang lebih muda lebih sering mencari informasi melalui internet. Program kelas ibu di Posyandu Gelatik membantu meningkatkan pemahaman tentang imunisasi terlepas dari tingkat pendidikan. Pekerjaan ibu tidak menghambat pelaksanaan imunisasi berkat dukungan keluarga dan peran aktif bidan. Media sosial, terutama TikTok, juga berperan dalam meningkatkan pengetahuan ibu mengenai imunisasi. Kolaborasi antara sumber informasi tradisional, media sosial, dan tenaga kesehatan mampu meningkatkan pemahaman dan pengetahuan ibu tentang imunisasi di Posyandu Gelatik Wadas Kubang. (2) Tingkat partisipasi orang tua, terutama ibu, dalam membawa anak-anak mereka untuk imunisasi di Posyandu Gelatik sangat baik, meskipun mereka menghadapi tantangan kesibukan bekerja. Keluarga turut mendukung peran ibu dalam membawa anak-anak untuk imunisasi. Posyandu Gelatik menjalankan kegiatan utama seperti imunisasi, pemantauan gizi, dan pemeriksaan kesehatan ibu hamil, serta kegiatan pengembangan seperti kelas ibu secara rutin, dengan dukungan dan pemantauan dari Puskesmas setempat. Kader Posyandu juga berperan penting dalam mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut. Partisipasi aktif orang tua dan pelaksanaan kegiatan rutin ini berhasil meningkatkan cakupan imunisasi dasar lengkap pada bayi, dengan 80 dari 130 bayi dan balita terdata telah menerima imunisasi dasar lengkap. Sehingga dapat disimpulkan bahwasannya pengetahuan ibu di posyandu gelatik sudah dapat dikatakan baik dan keberhasilan imunisasi di posyandu pun sudah memenuhi target capaian posyandu.
Peran Orang Tua Dalam Membentuk Kemandirian Anak Usia Dini Di Desa Kadugenep Kecamatan Petir Kabupaten Serang Indri Febriyanti; Mohamad Naim; Ila Rosmilawati
EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI ) Vol 7 No 1 (2024): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v7i1.2094

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) pemahaman orang tua mengenai stimulasi anak usia dini. (2) menelaah dan mendeskripsikan apa saja stimulasi yang dilakukan oleh orang tua pada anak usia dini ketika di rumah. (3) hasil pembentukan kemandirian pada anak usia dini di Desa Kadugenep Kabupaten Serang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini terdiri dari 15 orang tua atau secara lebih spesifik yaitu seorang ibu dan 5 orang anak usia dini yang peneliti observasi. Adapun hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Pengetahuan orang tua atau secara lebih spesifik yaitu pengetahuan ibu, mengenai stimulasi anak usia dini di Desa Kadugenep Kecamatan Petir Kabupaten Serang, dapat disimpulkan sudah cukup baik karena mayoritas ibu mengetahui pentingnya stimulasi atau rangsangan untuk masa perkembangan dan pertumbuhan anak. Hal tersebut dibuktikan dengan orang tua yang dapat memenuhi dan memahami 3 kebutuhan stimulasi dasar yang dibutuhkan oleh anak usia dini, yaitu a) stimulasi mental (asah), b) stimulasi emosi atau kasih sayang (asih) dan c) stimulasi fisik biomedis (asuh). (2) Peran orang tua dalam membentuk kemandirian anak usia dini di Desa Kadugenep Kecamatan Petir Kabupaten Serang sudah sesuai dengan teori upaya dalam meningkatkan kemandirian anak usia dini, diantaranya yaitu: a) memberikan motivasi dan dorongan pada anak, b) melatih anak dalam menghadapi masalah dan bertanggung jawab dan c) orang tua memberi anak kebebasan mengambil keputusan. (3) Hasil pembentukan kemandirian anak yang ditunjukan melalui peran orang tua dalam membentuk kemandirian anak usia dini dengan upaya stimulasi yang dapat dilakukan orang tua ketika di rumah, di Desa Kadugenep Kecamatan Petir Kabupaten Serang berhasil membentuk kemandirian pada anak usia dini dengan rentang usia 3-6 tahun.