Hendra Tarigan Sibero
Dermatology and Venereology Department, Faculty of Medicine Lampung University/RSUD dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Orientasi Seksual dengan Penyakit Kondiloma Akuminata pada Pasien HIV di Rumah Sakit Rujukan Tersier Provinsi Lampung Dwi Indria Anggraini; Muhammad Syafei Hamzah; Hendra Tarigan Sibero; Yulisna; Yustisya Khoirunnisa
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Vol. 9 No. 2 (2022): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jkk.v9i2.281

Abstract

Kondiloma Akuminata (KA) adalah salah satu jenis infeksi menular seksual (IMS) yang disebabkan oleh virus Human Papilloma Virus (HPV). Infeksi HIV merupakan faktor predisposisi pada infeksi HPV. Penderita KA dengan HIV dipengaruhi beberapa faktor, antara lain cara hubungan seksual, jumlah pasangan seksual, penggunaan kondom, orientasi seksual dan perilaku merokok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan orientasi seksual dengan penyakit kondiloma akuminata pada pasien HIV di Rumah Sakit Rujukan Tersier di Provinsi Lampung. Penelitian ini menggunakan desain kasus control dengan jumlah sampel 112 orang yang terdiri dari 56 orang kondiloma akuminata dan 56 non kondiloma akuminata. Sampel penelitian adalah pasien baru HIV yang tercatat dalam data rekam medik kunjungan rawat jalan di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung pada periode 2017 hingga 2019. Penelitian ini menunjukkan terdapat 11,6% pasien HIV stadium I; 26,8 % pasien HIV stadium II; 38,4%pasien HIV stadium III; 23,2% pasien HIV stadium IV/AIDS. Orientasi seksual terdiri dari 50,9% homoseksual, 40,2% heteroseksual, dan 8,9% biseksual. Analisis statistik menggunakan uji Chi-square antara orientasi seksual dengan penyakit kondiloma akuminata pada pasien HIV (nilai p=0,01). Terdapat hubungan antara orientasi seksual terhadap penyakit kondiloma akuminata pada pasien HIV/AIDS.