Wahyu Djatmiko
Dosen Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA RASIO NEUTROFIL LIMFOSIT DENGAN DERAJAT KEPARAHAN COVID-19 PADA PASIEN DI RSUD PROF. DR. MARGONO SOEKARJO Yulia Natalia; Ghea De Silva; Wahyu Djatmiko
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Vol. 10 No. 2 (2023): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Univers
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jkk.v10i2.341

Abstract

Kasus infeksi SAR-COV-2 atau yang dikenal dengan COVID 19 merupakan virus corona yang dapat menyebabkan gangguan pada sistem pernapasan, pneumonia akut, sampai kematian. Kasus infeksi di Indonesia mencapai 4.229.813 orang dengan kematian sebesar 142.763 orang. Derajat keparahan COVID-19 dibagi menjadi 4 kategori yaitu ringan, sedang, berat, dan kritis. Identifikasi derajat keparahan dapat dilakukan dengan pemeriksaan petanda inflamasi yaitu rasio neutrofil limfosit (RNL) atau neutrophile lymphocyte ratio (NLR). Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara rasio neutrofil limfosit dengan derajat keparahan COVID-19 pada pasien di RSUD Prof. dr. Margono Soekarjo. Peneliti menggunakan metode observasional analitik dengan rancangan penelitian cross sectional pendekatan rerospektif. Subjek penelitian diperoleh dengan menggunakan metode consecutive sampling sebanyak 142 pasien sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Analisis menggunakan uji Kruskal Wallis, Hasil penelitian menunjukan jenis kelamin laki-laki 79 pasien (55,6%) dan perempuan 63 pasien (44,4%). Kelompok usia 18-60 tahun 113 pasien (79,6%) dan >60 tahun 29 pasien (20,4%). Derajat keparahan penyakit didapatkan derajat sedang 95 (66,9%), derajat berat 41 (28,9%), dan derajat kritis 6 (4,2%). Rata - rata nilai RNL pada pasien COVID-19 dengan derajat sedang 5,40, derajat berat 18,77 dan derajat kritis 32,37. Uji nonparametrik Kruskal Wallis memiliki nilai signifikansi sebesar p=0,000 (p< 0,05). Terdapat hubungan nilai Rasio Neutrofil Limfosit (RNL) dengan derajat keparahan COVID-19 pada pasien di RSUD Prof. dr. Margono Soekarjo.