Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

CARPAL TUNNEL SYNDROM: ANATOMICAL PERSPECTIVE Msy. Rulan Adnindya; Msy Syarenta Adenina; Tri Suciati; Indri Seta Septadin; Wardiansah
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Vol. 10 No. 3 (2023): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Univers
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jkk.v10i3.406

Abstract

Sindrom terowongan carpal, yang dikenal dengan Carpal Tunnel Syndrome (CTS), adalah kondisi medis yang terjadi ketika nervus medianus, yang melintasi pergelangan tangan menuju jari-jari tengah dan ibu jari, terjepit atau tertekan di dalam terowongan carpal. Terowongan carpal terletak di pergelangan tangan dan terdiri dari tulang dan jaringan ikat yang membentuk lantai dan atap terowongan. Nervus medianus dan tendon otot-otot fleksor tangan melintasi terowongan ini. Rata-rata, setidaknya 3,8% dari orang yang mengeluhkan nyeri, ketidakresponsifan, dan sensasi gatal di tangan mereka menderita CTS. CTS dijumpai 276 per 100.000 laporan tahunan. Prevalensi kondisi ini dapat bervariasi tergantung pada faktor-faktor seperti populasi, gaya hidup, dan kebiasaan kerja. Terowongan carpal adalah jalur osseo-fibrous yang sempit yang ditemukan di bagian depan pergelangan tangan. berfungsi sebagai pintu masuk ke telapak tangan untuk nervus medianus, tendon dari flexor digitorum superficialis, flexor digitorum profundus dan flexor pollicis longus. Struktur abnormal di dalam dan di sekitar terowongan carpal dapat meningkatkan volume terowongan carpal yang dapat mengakibatkan kompresi nervus medianus. Kompresi nervus medianus dimanifestasikan oleh kelemahan dan hilangnya kekuatan otot-otot thenar, dan hilangnya sensasi kulit dari permukaan palmar dari tiga setengah digit lateral. Oleh karena itu, pengetahuan tentang struktur di dalam dan di sekitar terowongan carpal serta lokasi kompresi berguna dalam menentukan patologi dan pengobatan yang tepat untuk neuropati kompresi.
Edukasi Forward Head Posture dan Pencegahan Nyeri Leher Pada Pelajar di SDN 149 Palembang Wardiansah; Tri Suciati; Msy Rulan; Rini Nindela; Sima Asmara; Ramadhan Odiesta; Citra Zahrotunnisa
Journal of Community Development Vol. 6 No. 3 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i3.1885

Abstract

Forward Head Posture (FHP) adalah kondisi kelainan postural ditandai kepala maju yang semakin banyak dijumpai pada anak-anak usia sekolah dasar akibat kebiasaan belajar yang kurang ergonomis, penggunaan gawai secara berlebihan, serta kurangnya aktivitas fisik. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meberikan edukasi kepada siswa terkait faktor risiko FHP, dampak, dan cara pencegahannya dengan harapan dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa untuk memiliki kebiasaan postur tubuh yang ergonomis. Kegiatan ini dilaksanakan melalui beberapa tahapan, meliputi sosialisasi program, pemberian edukasi dan pelatihan dengan bantuan media poster, serta evaluasi yang dilakukan menggunakan pretestĀ danĀ posttest. Terdapat 54 siswa SDN 149 Palembang yang berpartisipasi dalam kegiatan ini. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest siswa adalah 2,78, dan meningkat 5,12 pada posttest. Kenaikan skor sebesar 2,34 menunjukkan bahwa materi edukasi yang disampaikan kepada siswa dapat meningkatkan pengetahuan mengenai topik yang disampaikan. kegiatan ini terbukti memberikan dampak yang positif dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa terhadap pentingnya menjaga postur tubuh yang ergonomis saat beraktivitas.