Izharudin
Universitas Bengkulu, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Konektor Masker : Peluang Usaha Di Balik Pandemi Novi Tri Putri Putri; Izharudin
Kreativasi : Journal of Community Empowerment Vol. 1 No. 3 (2022): Vol.1 No. 3, 2022 : Desember 2022
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/kreativasi.v1i3.23843

Abstract

The Covid-19 pandemic in Indonesia since March 2020 has had a negative impact on the community's economy in fullfil the needs of life and working. The decline in community activity has an impact on the business sector, especially food stalls, street vendors, small shops and others. The use of masks has become a lifestyle due to the corona virus pandemic creating business opportunities related to women's accessories, namely mask connectors. The mask connector is the product chosen to be given skills in this empowerment activity so that the community can take advantage of this business opportunity as an effort to take advantage of business opportunities during the pandemic and increase family income.
SMART VILLAGE ENTREPRENEURSHIP: PEMBERDAYAAN UMKM BERBASIS LITERASI KEUANGAN DIGITAL DI DESA SERUMBUNG SEBAGAI MOTOR PENGGERAK EKONOMI LOKAL Azansyah; Retno Agustina Ekaputri; Eka Dewi Angraini; Izharudin; Cikit Apriyanti; Shintya Artika Sari; Agni Verlita
Kreativasi : Journal of Community Empowerment Vol. 5 No. 2 (2026): Vol.5 No. 2, 2026 :September 2026
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/kreativasi.v5i2.52621

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Serumbung, Kecamatan Kerkap, Kabupaten Bengkulu Utara melalui literasi keuangan digital berbasis Smart Village Entrepreneurship. Kegiatan dilaksanakan 23 April 2026 di Balai Desa Serumbung dengan melibatkan 30 pelaku UMKM. Permasalahan mitra meliputi pencatatan keuangan yang belum rutin, belum terpisahnya keuangan usaha dan pribadi, keterbatasan pengelolaan arus kas, serta pemanfaatan teknologi digital yang belum optimal. Metode pelaksanaan menggunakan one-day intensive training melalui tahapan persiapan, sosialisasi, praktik, coaching, dan evaluasi. Materi meliputi pemisahan keuangan usaha dan pribadi, pencatatan transaksi, perhitungan laba dan arus kas, laporan keuangan, serta pengenalan media digital untuk mendukung pengelolaan usaha. Evaluasi dilakukan melalui pre-test, post-test, observasi praktik, dan umpan balik peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata pemahaman peserta dari 48,2% pada pre-test menjadi 91,4% pada post-test, atau meningkat sebesar 43,2 poin persentase. Sekitar 75% peserta mampu melakukan pencatatan keuangan setelah praktik dan pendampingan. Kegiatan juga menghasilkan modul literasi keuangan digital, template pencatatan keuangan UMKM, media visual, dan rancangan model pemberdayaan Smart Village Entrepreneurship. Program ini menunjukkan bahwa pelatihan praktis dan partisipatif dapat memperkuat kapasitas pengelolaan keuangan UMKM serta menjadi fondasi pengembangan ekonomi lokal yang tertib, adaptif, dan berkelanjutan.