Mestiana Br. Karo
Program Studi Keperawatan, Stikes Santa Elisabeth, Medan, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

GAMBARAN PENGETAHUAN MASYARAKAT DALAM PENCEGAHAN COVID 19 DI DESA SIDAMANIK KABUPATEN SIMALUNGUN TAHUN 2021 Yuni Sarah Panjaitan; Mestiana Br. Karo; Lindawati Simorangkir; Rotua Elvina Pakpahan
Jurnal Sahabat Keperawatan Vol 4 No 02 (2022): Jurnal Sahabat Keperawatan, Agustus 2022
Publisher : Program Studi Keperawatan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jsk.v4i02.3231

Abstract

Latar Belakang: Upaya pemutusan mata rantai penyebaran covid 19 memerlukan pemahaman dan pengetahuan yang baik dari seluruh elemen termasuk masyarakat. Salah satu cara pencegahan penularan dan mengendalikan dampak dari penularan tersebutadalah pemerintah menerapkan kebijakan untuk membatasi jarak interaksi. Ada beberapa orang berpikir bahwa covid 19 ini hanya sebagai ancaman untuk mereka baik yang berusia muda maupun yang sudah lanjut usia. Pengetahuan menjadi salah satu hal yang penting diperhatikan dalam penanganan mencegah transmisi penyebaran virus. Pengetahuan yang dikaji pada masyarakat yaitu tentang pemahaman akan informasi pada pencegahan covid 19 yang dilakukan. Tujuan: Untuk mengetahui bagaimana gambaran pengetahuan masyarakat dalam pencegahan Covid 19 di Desa Sidamanik Kabupaten Simalungun tahun 2021. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Populasi yaitu masyarakat desa sidamanik kabupaten simalungun, jumlah sampel 65.teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Alat ukur yang digunakan berupa kuesioner secara luring. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian 83,1% responden memiliki pengetahuan baik. Kesimpulan: Kesimpulan bahwa responden memiliki pengetahuan yang baik dalam pencegahan covid 19.pengetahuan dalam pencegahan covid 19 sangat penting agar tidak terkena penularan covid 19.diharapkan dapat menjadi informasi untuk meningkatkan pengetahuan dalam pencegahan covid 19 agar dapat dilakukan.
GAMBARAN MOTIVASI BELAJAR DARING PADA SISWA KELAS III- VI SELAMA PANDEMI COVID-19 DI SD DOLOK HULUAN KABUPATEN SIMALUNGUN TAHUN 2021 Mestiana Br. Karo; Murni Sari Dewi Simanullang; Wenny Lestari Manalu
Jurnal Sahabat Keperawatan Vol 4 No 02 (2022): Jurnal Sahabat Keperawatan, Agustus 2022
Publisher : Program Studi Keperawatan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jsk.v4i02.3236

Abstract

Latar Belakang: Motivasi belajar daring merupakan faktor pendukung yang membuat seseorang mau dan dengan senang hati mengerahkan seluruh kemampuan, keahlian dan keterampilan yang dimiliki untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang menjadi kewajibannya untuk mencapai tujuan yang di inginkan. Pentingnya motivasi belajar untuk anak sekolah dasar yaitu agar siswa tetap memilik motivasi untuk melanjutkan pendidikannya. Motivasi belajar siswa akan meningkat apabila mereka memiliki motivasi yang berasal dari dalam diri mereka sendiri dan adanya dukungan dari lingkungan sekitarnya. Tujuan: Untuk mengetahui bagaimana gambaran motivasi siswa kelas III-VI belajar daring selama pandemi Covid-19 di SD Dolok Huluan Kabupaten Simalungun Tahun 2021. Metode: Rancangan penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 92 responden. Intrumen yang digunakan yaitu lembar kuesioner variabel motivasi belajar daring. Hasil: Hasil penelitian didapatkan bahwa motivasi belajar daring siswa kelas III-VI selama pandemi covid-19 di SD Dolok Huluan Kabupaten Simalungn tahun 2021 mayoritas berada dalam kategori tinggi yaitu 52,2%. Kesimpulan: Berdasarkan hasil yang didapatkan dapat disimpulkan bahwa motivasi belajar siswa tetap tinggi walaupun pandemi covid-19 sedang mewabah. Diharapkan penelitian ini dapat menjadi masukan untuk seluruh siswa dan tenaga kependidikan agar tetap memperhatikan motivasi belajar siswa selama menjalani pembelajaran daring.
HUBUNGAN CARING BEHAVIOR PERAWAT DENGAN TINGKAT KECEMASAN PASIEN ISOLASI COVID-19 DI RUANG ST. LAURA RS. SANTA ELISABETH MEDAN TAHUN 2021 Mestiana Br. Karo; Mardiati Br. Barus; Dorta Theresia Sihombing
Jurnal Sahabat Keperawatan Vol 5 No 01 (2023): Jurnal Sahabat Keperawatan, Februari 2023
Publisher : Program Studi Keperawatan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jsk.v5i01.4028

Abstract

Latar Belakang: Caring behavior adalah suatu tindakan yang didasari oleh kepedulian, kasih sayang, keterampilan, empati, tanggung jawab, sensitive, dan dukungan. Caring behavior merupakan bentuk dari praktek keperawatan yang tampak dengan sikap sabar, jujur, percaya diri, sentuhan dan kasih sayang. Dengan memberikan caring behavior yang layak kepada pasien yang dirawat di ruangan isolasi covid-19 akan meningkatkan kesembuhan pasien, dimana pasien isolasi covid-19 merasa cemas akibat ancaman virus itu sendiri, ketidakpastian umum, ancaman kesehatan individu, serta tindakan karantina dapat memperburuk kondisi yang sudah ada sebelumnya. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa hubungan caring behavior perawat dengan tingkat kecemasan pasien isolasi covid-19 di Ruangan Santa Laura Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan. Metode: Desain penelitian dengan menggunakan korelasi dengan metode pendekatan Cross Sectional. Pengumpulan data dengan menggunakan lembar kuesioner, dimana populasi dalam penelitian ini adalah rata-rata pasien isolasi covid-19 yang sedang dirawat di ruangan st. Laura dalam waktu 3 bulan terakhir. Pengambilan sampel pada penelitian ini dengan menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah responden 20 orang. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan caring behavior perawat sebagian besar pada kategori sangat baik (65%), tingkat kecemasan pasien isolasi covid-19 seagian besar dalam kategori sedang (45%). Kesimpulan: Maka dapat disimpulkan tidak terdapat hubungan caring behavior perawat dengan tingkat kecemasan pasien isolasi covid-19.