Maria Julieta Esperanca Naibili
Program Studi Keperawatan, Universitas Timor

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

GAMBARAN PERSEPSI TOKOH MASYARAKAT TENTANG COVID-19 DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS HALIWEN KABUPATEN BELU PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR Amoriano De Jesus Pererira Seac; Djulianus Tes Mau; Maria Julieta Esperanca Naibili
Jurnal Sahabat Keperawatan Vol 5 No 01 (2023): Jurnal Sahabat Keperawatan, Februari 2023
Publisher : Program Studi Keperawatan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jsk.v5i01.4026

Abstract

Latar Belakang: Virus Corona adalah virus yang menyerang sistem pernapasan. Penyakit karena infeksi virus ini disebut COVID-19. Virus ini bisa menyebabkan gangguan ringan pada sistem pernapasan, infeksi paru-paru yang berat hingga kematian. Situasi COVID-19 hingga saat ini di tingkat global maupun nasional masih dalam risiko sangat tinggi. Selama penyebaran vaksin masih dalam proses, dunia dihadapkan pada kenyataan untuk mempersiapkan diri hidup berdampingan dengan COVID-19. Tujuan: Mengetahui persepsi tokoh masyarakat tentang COVID-19 di Wilayah kerja UPTD Puskesmas Haliwen. Metode Penelitian: menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Fenomenologi menjelaskan fenomena dan maknanya bagi individu dengan melakukan wawancara pada sejumlah individu. Hasil penelitian: ditemukan beberapa tema, yaitu, variasi tanda dan gejala COVID-19, Peran pemerintah dalam penganan Covid-19, Sikap Masyarakat terhadap Covid-19. Kesimpulan:. Persepsi tentang gejala Covid-19 Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa Partisipan memahami tanda dan gejala Covid-19 yaitu demam, batuk, flu, diare, kehilangan indra perasa, sakit kepala, tenggorokan gatal, dan nyeri pada anggota tubuh, Persepsi tentang kepatuhan perlindungan diri dari penularan Covid-19 di wilayah desa Kabuna Haliwen, yaitu yang dilakukan partisipan memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Ada beberapa partisipan yang sudah paham tentang cara perlindungan diri, persepsi masyarakat tentang Covid-19 yaitu di mana sebagian partisipan mengatakan percaya dan tidak percaya tentang Covid-19 maka masih perlunya peran tenaga kesehatan untuk menginformasikan mengenai Covid-19.