Intan Pratiwi
Teknik Industri, Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Pekalongan

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS PERBAIKAN PENEMPATAN CETAKAN PADA OPERATOR PEMBUAT GORONG-GORONG Intan Pratiwi
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 14 No 2 (2024): Inovatif Vol. 14 No. 2
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/industri.v14i2.9318

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah perbaikan postur pegawai pembuat gorong-gorong dan lingkungan kerja agar menjadi ergonomi yang dimana pegawai bisa meminimalisir gangguan. Metode yang digunakan adalah metode Biomekanika 1 dan analisis lingkungan kerja. Biomekanika 1 membutuhkan data berupa posisi tangan, perpindahan putaran, waktu perpindahan, frequency rate dan object coupling. Analisis lingkungan kerja menggunakan besaran pencahayaan ( lux ) serta suhu pada lingkungan ( derajad ). Hasil dari penelitian adalah pekerjaan pengangkatan benda kerja tidak dianjurkan untuk dilakukan. Perlu adanya perbaikan stasiun kerja yang lebih tertata sehingga jarak operator dalam proses pemindahan kerja dengan beban yang berat dapat dikurangi untuk meminimalisir kecelakaan kerja. Pekerjaan yang dilakukan pagi/siang/sore akan mempengaruhi dari hasil gorong-gorong. Perbaikan dapat dilakukan berupa menciptakan cetakan gorong-gorong yang lebih ringan ataupun pembuatan alat bantu untuk pengangkatan cetakan serta jam kerja dilakukan pembatasan supaya produksi maksimal. Dapak dari penelitian ini adalah pengangkatan gorong-gorong akan mempengaruhi postur kerja ataupun kesehatan kerja. Perlu adanya perbaikan stasiun kerja yang lebih tertata sehingga jarak operator dalam proses pemindahan kerja dengan beban yang berat dapat dikurangi untuk meminimalisir kecelakaan kerja. Pekerjaan yang dilakukan pagi/siang/sore akan mempengaruhi dari hasil gorong-gorong
ANALISIS PERENCANAAN STRATEGI DALAM PENGEMBANGAN BRIKET SEBAGAI SUMBER ENERGI TERBARUKAN Pratiwi, Intan; Vivi Amalia, Nasyita; Risdiyanto, Risdiyanto; Khoiri Anang, Nur; Rizki Aminudin, Muhammad
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 15 No 1 (2025): Inovatif Vol. 15 No. 1
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/industri.v15i1.10952

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengkaji srategi pengembangan briket yang terbuat dari kulit durian sebagai sumber energi terbarukan. Metode yang digunakan adalah diagram dan matriks SWOT kemudian dilakukan analisis strategi menggunakan analisis SWOT. Hasil penelitian ini berupa perencanaan pengembangan briket dilihat dari faktor kekuatan yaitu briket merupakan energi terbarukan, bahan baku yang murah, ramah lingkungan serta teknologi yang digunakan untuk pengolahan sederhana. Selain itu juga ada potensi untuk kelemahan (W), peluang (O) serta ancamana (T). Nilai kalor yang dimiliki oleh briket yang terbuat dari bahan baku kulit durian tidak jauh berbeda dengan batu bara yaitu sebesar 6274,29 kal/g. Skor antara kekuatan dan kelemahan serta peluang dan ancamaFn pada diagram SWOT menghasilkan titik koordinat 0,41 dan 0,84. Titik ini terletak di titik kuadran I yang menunjang strategi agresif, strategi agresif menunjang industri guna terus mengoptimalkan kekuatan dan kesempatan yang terselip guna terus maju serta mencapai kesuksesan yang lebih besar besar. Dampak dari penelitian ini adalah strategi perencanaan pengembangan ini menjadi pertimbangan hal apa saja yang akan dilakukan untuk kedepannya. Strategi untuk pengembangan briket yaitu dengan memanfaatkan kekuatan (S) serta peluang (O) yang ada dengan semaksimal mungkin. Strategi tersebut strategi berupa mengolah kulit durian menjadi briket, berinovasi pada produk yang akan dibuat atau ditawarkan (briket) serta mempertahankan dan memperkuat hubungan positif dengan pemerintah maupun instansi lain
Penerapan Alat Antropometri pada Usaha Mebel Papanjati Furniture untuk Meningkatkan Kualitas Produk dan Kepuasan Pelanggan Harmoko, Harmoko; Hadian, Nur; Pratiwi, Intan
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i1.16874

Abstract

Background: Industri mebel menghadapi tantangan dalam merancang produk yang ergonomis dan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Oleh karena itu, pengabdian ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas produk mebel melalui penerapan antropometri. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan alat antropometri yang dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas produk mebel dengan memperhatikan aspek ergonomi. Metode: Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, demonstrasi alat antropometri, dan pendampingan kepada pemilik, karyawan UD Papanjati Furnitur, serta masyarakat sekitar. Pelatihan meliputi pengenalan alat, prosedur penggunaan, serta manfaat aspek ergonomi dalam meningkatkan kualitas produk mebel yang dihasilkan. Hasil: Kegiatan ini menghasilkan peningkatan pemahaman peserta terhadap penggunaan alat antropometri, yang tercermin dari kemampuan mereka mengikuti instruksi pemateri. Diperoleh ukuran mebel yang siap diproduksi, yang lebih ergonomis dan berkualitas. Kesimpulan: Penggunaan alat antropometri dalam proses desain mebel terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas produk dan dapat meningkatkan kepuasan pelanggan.
Pengukuran Sustainability pada Pengolahan Kulit Durian Menjadi Briket Amalia, Nasyita Vivi; Novasani, Raditya Jarwenda; Pratiwi, Intan; Huda, Ismaul; Kisara, Kisara
Jurnal SENOPATI : Sustainability, Ergonomics, Optimization, and Application of Industrial Engineering Vol 6, No 2 (2025): Jurnal SENOPATI Vol 6, No 2
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.senopati.2025.v6i2.7378

Abstract

Komoditas utama Kecamatan Doro adalah buah durian yang setiap tahunnya mencapai 33.704 kuintal. Kuantitas panen durian tersebut sebanding dengan jumlah sampah atau limbah yang akan dihasilkan. Hal itu dibuktikan dengan penelitian bahwa hanya 22% buah durian yang dapat dikonsumsi. Penelitian ini telah mengolah kulit durian menjadi briket sebagai upaya pemanfaatan limbah secara berkelanjutan. Terdapat tiga aspek yang menjadi bahan pengukuran yaitu aspek ekonomi, sosial dan lingkungan. Hasilnya, dengan pengukuran net present value (NPV), payback period (PP) dan break even point (BEP), keberlanjutan pengolahan briket kulit durian menjadi usaha rumahan dapat dijalankan atau layak. Pengukuran aspek sosial yang telah dilakukan dengan perbandingan kesediaan petani untuk menjalankan usaha briket kulit durian memperoleh nilai 75%. Dengan hasil tersebut maka petani dikatakan bersedia menjalankan usaha yang berkelanjutan sebagai upaya meningkatan pendapatan rumah tangga. Sedangkan pengukuran aspek lingkungan memperoleh hasil 88,67% tingkat keefektifan pengolahan limbah dari kulit durian. Dari 100% limbah durian berupa kulit dan biji, hanya tersisa 11,33% limbah yang belum dapat dimanfaatkan.