p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Medika: Medika
Kursiah Warti Ningsih
Universitas Hang Tuah Pekanbaru

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Iptek dalam Peningkatan Kesehatan Remaja Rahmi Pramulia Fitri; Kursiah Warti Ningsih; Iyang Maisi Fitriani
Jurnal Medika: Medika Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/zbt0ck87

Abstract

Remaja merupakan masa peralihan masa anak-anak ke masa dewasa. Pada remaja rentan terjadi permasalahan gizi dan pembulian. Untuk dapat memantau dan meningkatkan status kesehatan remaja diperlukan program yang mudah untuk di akses oleh remaja salah satunya dengan penggunaan aplikasi berbasis web dalam pemantauan status gizi remaja dan sarana konseling bagi remaja. Untuk meningkatkan partisipasis iswa dalam meningkatkan status kesehatannya maka di butuhkan pendekatan yang dekat dengan kegiatan siswa tersebut, anatara lain dengan mengembangkan website dengan menggunakan teknologi digital yang tepat guna dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini. Kegiatan pengabdian masyarakat ini telah di mulai sejak awal tahuan 2022 ini dimulai dengan pengenalan program yang akan dilakukan ke Puskesmas sebagai Mitra dan Sekolah yang akan menjadi tempat pelaksanaan kegiatan. Selanjutnya di bentuk kader kesehatan remaja yang mengingatkan teman sekolahnya untuk ikut berpartisipasi dalam pengisian di pilih oleh setiap sekolah Dengan metode ini kesehatan remaja dapat dipantau dengan lebih mudah dan efisien. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini  dilaksanakan sejak bulan Juni 2022 sampai dengan akhir Agustus 2022 dimana kegiatan dilakukan dengan mendatangai langsung pihak mitra yaitu Puskesmas Payung Sekaki dan Sekolah yang ada di wilaytah kerja Puskesmas Payung Sekaki. Langkah awal kegiatan ini ini dengan membuat web https://kesehatanremaja.com. Setelah web selesai dilakukan uji coba di salah satu sekolah di wilayah kerja Puskesmas Payung Sekaki. Hasil penggunaan web direkap dan menajdi dasar penilaian kesehatan ramaja di sekolah tersebut. Hasil Pengabdian kepada masyarakat tersebut menunjukkan sekolah yang telah di lakukan uji coba setuju untuk menggunakan website kesehatan remaja sebagai salaha satu cara untuk mendekteksi status gizi dan perundungan pada remaja. Sekolah juga menyatakan bahwa dengan adanya website ini memudahkan pemantauan kesehatan remaja baik bagi sekolah maupun Puskesmas.
Pemberdayaan Kesehatan pada Masyarakat Pantai Cermin Suryani Suryani; Rahmi Pramulia Fitri; Winda Parlin; Roza Asnel; Kursiah Warti Ningsih; Dwi Sapta Aryantiningsih; Mailiza Cahyani
Jurnal Medika: Medika Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/e3aakd95

Abstract

Kesehatan merupakan salah satu bidang yang menjadi prioritas bagi pemerintah dalam usaha mensejahterakan masyarakatnya. Upaya untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat menjadi hal yang sangat penting untuk mencapai taraf hidup yang lebih baik. Keadaan kesehatan masyarakat saat ini secara umum belum dapat mencapai target yang diharapkan dalam mencapai Indonesia Sehat 2025, hal ini dikarenakan masih kurangnya pengetahuan masyarakat tentang kesehatan, kesehatan lingkungan dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) secara keseluruhan terutama dipedesaan. Keadaan kesehatan masyarakat di Desa Pantai Cermin secara umum sudah cukup baik, namun masih terdapat berabagai target pelayanan kesehatan yang belum maksimal sperti masyarakat yang tidak mau memeriksakan kesehatan setiap 6 bulan, adanya lansia yang memiliki penyeakit degenerative danmasih ada keluarga yang merokok. Dalam kegiatan pengabdian yang dilakukan selama 2 bulan pada bulan Februari- Maret 2023 ini dilakukan berbagai kegiatan untuk memberdayaakan masyarakat Desa Pantai Cermin agar mau dan mampu untuk meningkatkan kesehatannya dengan cara memberikan penyuluhan dan pelatihan, senama bersama dan advokasi ke perangkat desa. Diharapkan dengan dilakukan kegiatan pemberdayaan ini, masyaraakt menjadi lebih mandiri untuk meingkatkan kesehatannya.