Al Thuba Septa Priyanggasari
Universitas Muhammadiyah Malang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kecenderungan Neurotik, Relasi dalam Keluarga, Penyesuaian Sosial dan Resiliensi pada Penderita HIV Positif Al Thuba Septa Priyanggasari
Psychological Journal: Science and Practice Vol. 2 No. 2 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jumlah penderita HIV positif semakin meningkat setiap tahunnya. Peningkatan angka penderita HIV positif yang drastis patut menjadi perhatian bagi praktisi medis maupun psikologi dan telah banyak dikaji untuk pemetaan demografis. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kecenderungan neurotik, relasi dalam keluarga dan penyesuaian sosial terhadap resiliensi penderita HIV positif. Penelitian ini termasuk dalam penelitian kuantitatif dengan menggunakan empat variable. Instrumen yang digunakan yaitu Neuroticsm Scale Questionnaire, Index of Family Relation, Social Adjustment Scale-Self Report—Modified dan Resilience Scale. Hasil penelitian menunjukkan bahwa relasi dalam keluarga berkontribusi secara signifikan terhadap kecenderungan neurotik, dengan sumbangan kontribusi sebesar 31,25%. Relasi dalam keluarga dan kecenderungan neurotik berkontribusi secara simultan dan signifikan terhadap resiliensi. Relasi dalam keluarga yang secara langsung mempengaruhi resiliensi memiliki kontribusi sebesar 10,43%. Kecenderungan neurotik yang secara langsung mempengaruhi resiliensi memiliki kontribusi sebesar 31,92%. Relasi dalam keluarga dan kecenderungan neurotik yang secara langsung mempengaruhi resiliensi memiliki kontribusi sebesar 62,7% dan sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak dapat dijelaskan dalam penelitian. Untuk variabel penyesuaian sosial tidak memiliki pengaruh langsung terhadap resiliensi secara statistik. Kata Kunci Kecenderungan Neurotik, Relasi dalam Keluarga, Penyesuaian Sosial, Resiliensi Penderita HIV Positif