Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pembentukan Kompetensi Wirausaha pada Mahasiswa Melalui Program Wirausaha Merdeka Universitas Padjadjaran Moch Rizaldy; Mohamad Hutomo
Syntax Idea 2209-2218
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/syntax-idea.v6i5.3260

Abstract

Peningkatan minat dan keterampilan wirausaha di kalangan mahasiswa menjadi focus utama dalam memajukan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja di Indonesia. Program Wirausaha Merdeka telah menjadi inisiatif utama dalam mendukung pembentukan jiwa wirausaha di kalangan mahasiswa di berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak Program Wirausaha Merdeka terhadap pembentukan kompetensi wirausaha pada mahasiswa, dengan studi kasus kegiatan Wirausaha Merdeka yang diselenggarakan di Universitas Padjadjaran. Metode penelitian kualitatif digunakan, melibatkan wawancara mendalam dengan beberapa mahasiswa yang aktif terlibat dalam Program Wirausaha Merdeka di Universitas Padjadjaran. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan pendekatan tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Wirausaha Merdeka berperan penting dalam pembentukan kompetensi wirausaha pada mahasiswa. Melalui program ini, mahasiswa memiliki kesempatan untuk mengembangkan keterampilan wirausaha, seperti pemahaman pasar, dan keterampilan interpersonal. Mereka juga mengalami peningkatan dalam sikap proaktif, kreativitas, dan keberanian menghadapi risiko. Selain itu, partisipasi dalam program ini juga meningkatkan rasa percaya diri dan motivasi mahasiswa untuk mengejar karier wirausaha. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Program Wirausaha Merdeka memiliki dampak positif dalam pembentukan kompetensi wirausaha pada mahasiswa Universitas Padjadjaran. Rekomendasi diberikan untuk meningkatkan aksesibilitas program ini, meningkatkan kerjasama dengan industri, serta meningkatkan dukungan dan pembinaan bagi mahasiswa yang tertarik untuk menjadi wirausaha
Analisis Manajemen Risiko Operasional berbasis ISO 31000:2018 terhadap Perusahaan Logistik: Studi Kasus JNE Station Center Gedebage Kota Bandung Desi Ratna Haryanti; Mohamad Hutomo
Jurnal Simki Economic Vol 7 No 2 (2024): Volume 7 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jse.v7i2.709

Abstract

The logistics industry in Indonesia, including JNE Station Center Gedebage, Bandung City, is experiencing rapid development. This has consequences in the form of increased operational risk which results in a decrease in service quality and obstacles to achieving company goals. Operational risk is a natural thing in a company, but it would be better if the risk could be mitigated from the start so as not to have an undesirable impact. Therefore, the implementation of optimal risk management is important. In measuring operational risk, adequate and easy-to-implement guidelines are needed. The International Organization for Standardization (ISO) 31000:2018 is considered to be an adequate guideline. This study aims to analyze the company's operational risk management based on ISO 31000:2018 which consists of risk management principles and processes. A qualitative method with a case study approach was used to collect data, through interviews and document analysis. The results of the study indicate that JNE Station Center Gedebage, Bandung City implements operational risk management in accordance with the company's SOP based on ISO 9001:2015. The main operational risks identified are late delivery, damaged goods, and lost goods. In conclusion, JNE Station Center Gedebage has met the requirements of ISO 31000:2018 and is considered capable of implementing operational risk management principles and processes based on the ISO 31000:2018 standard.