p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ners
Purnawan Junadi
Universitas Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tata Kelola Sponsorship Industri Kesehatan Global: Sebuah Scoping Review Untuk Pembelajaran Kebijakan di Indonesia Gustian Yondi Pramudita; Purnawan Junadi
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.50804

Abstract

Collaboration between the health industry and healthcare professionals (HCPs) is essential for innovation but risks creating conflicts of interest (COI) and gratification. In Indonesia, the existing hybrid governance framework has proven ineffective due to a lack of transparency and coordinated enforcement, exacerbated by the normalization of gratification practices. The enactment of Health Law No. 17 of 2023, which could fragment ethical oversight, adds urgency for reform. This study aims to map global sponsorship governance policies to provide lessons for Indonesia. Conducted as a scoping review following PRISMA-SCR guidelines, this study analyzed 32 relevant documents from 2015-2025, selected from an initial 2,067 articles. The results identify three main models: a transparent legislative mandate (US), industry self-regulation with a "consent loophole" (Europe), and a hybrid model with implementation gaps (Indonesia). The key "Transparency Paradox" finding indicates that public disclosure alone is insufficient without consistent enforcement. This review highlights a global trend towards legally mandated transparency, with precedents from Spain and Brazil. As a recommendation, Indonesia's legal framework must be activated by adopting a "Sunshine Act"-like legislative mandate and establishing a coordinated, cross-sectoral oversight task force.
Kebijakan Penerbitan Surat Tanda Registrasi Bagi Tenaga Medis dan Tenaga Kesehatan: Literature Review Aditya Dwi Purwaningsih; Purnawan Junadi
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.51130

Abstract

Registrasi adalah pencatatan resmi bagi tenaga medis dan tenaga kesehatan yang telah memiliki sertifikat kompetensi dan/ atau sertifikat profesi yang dibuktikan dengan diterbirkannya Surat Tanda Tegistrasi (STR). STR merupakan syarat untuk mendapatkan Surat Izin Praktik (SIP) dan menjadi bukti legalitas praktik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kebijakan yang terkait dengan penerbitan surat tanda registrasi bagi tenaga medis dan tenaga kesehatan. Penelitian ini menggunakan metode literature review terhadap data sekunder yaitu peraturan perundang-undangan dan artikel yang diperoleh dari Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Nasional (JDIHN) Kementerian Kesehatan, Science Direct dan Google Scholar. Dari hasil pencarian didapatkan 7 peraturan dan 6 artikel. Hasil studi ini menunjukkan bahwa pasca disahkannya Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan terdapat beberapa perubahan kebijakan yaitu pemberlakuan STR seumur hidup, penyederhanaan proses pengajuan STR secara daring melalui platform terintegrasi SATUSEHAT SDMK, serta pengenaan tarif nol rupiah bagi jenis STR tertentu. Namun dalam implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan yaitu masih rendahnya STR yang telah dikonversi menjadi STR seumur hidup di beberapa wilayah Timur, masih rendahnya pengetahuan, sosialisasi dan kepatuhan tenaga medis dan tenaga kesehatan terhadap regulasi. Untuk itu diperlukan dukungan dari pemerintah daerah agar kebijakan dapat diimplementasikan secara optimal oleh tenaga medis dan tenaga kesehatan di seluruh wilayah Indonesia.