Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pra Rancangan Instalasi Pengolahan Air Limbah (Ipal) Rumah Sakit Umum Daerah Waled Rizky Bagus Anjana
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v1i1.1

Abstract

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Waled, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat menghasilkan limbah cair, memiliki IPAL berkapasitas 150 m3/hari. Tujuan dari penelitian ini untuk mendapatkan dimensi IPAL cair RSUD Waled meliputi dimensi unit – unit proses pengolahan serta gambar teknik pra rancangan dan mendapatkan rencana anggaran biaya pembuatan IPAL cair RSUD Waled. Metode penelitian yang digunakan yaitu objek penelitian, teknik pengumpulan data primer dan sekunder. Hasil efluent dari pengolahan BOD : 28,35 mg/l, COD : 24,14 mg/l, TSS : 6,46 mg/l, NH3 : 3 mg/l, minyak/lemak : 6,25 mg/l, MPN coliform : 24 MPN/100ml. Kapasitas IPAL RSUD Waled di rancang untuk 400 bed dengan debit 10 m3/jam, dimensi IPLC RSUD Waled membutuhkan lahan berukuran 97,8 x 45,4 m, dengan material besi beton dan bata bertulang meliputi proses equalisasi dan barscreen, bak sedimentasi awal, anaerobik baffled reaktor, aerobik filter, kolam maturasi, dan desinfeksi mampu menurunkan parameter BOD dari 675 mg/l menjadi 2,835 mg/l, COD dari 1183 mg/l menjadi 8,06 mg/l, TSS dari 211 mg/l menjadi 4,305 mg/l, dan minyak/lemak dari 125 mg/l menjadi 6,25 mg/l. Rencana Anggaran Biaya pra rancangan IPLC RSUD Waled sebesar Rp. 2.019.339.981,-
PEMANFAATAN KULIT BUAH ALPUKAT (Persea americana Mill.) SEBAGAI CAMPURAN PEMBUATAN BIO HAND SANITIZER Rizky Bagus Anjana; Rukmini; Dewi Rahyuni; Nur Iswanto
Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol. 25 No. 2 (2025)
Publisher : Institut Teknologi Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37412/jrl.v25i2.442

Abstract

Bio hand sanitizer adalah cairan atau gel yang berfungsi untuk membunuh kuman, bakteri, dan virus pada tangan tanpa memerlukan air dan sabun, namun mengandung alkohol berkisar 60%. Kulit buah alpukat (Persea americana Mill) mengandung senyawa flavonoid, saponin, alkaloid dan tanin yang sangat bermanfaat untuk bahan tambahan pembuatan bio hand sanitizer karena bersifat sebagai antibakteri, dan antivirus alami. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis dosis terbaik ekstrak kulit buah alpukat, menganalisis perbandingan kualitas bio hand sanitizer ekstrak kulit buah alpukat beraroma serai dapur (Cymbopogon citratus) dengan satu merk bio hand sanitizer yang beredar di pasaran. Penelitian ini dilaksanakan pada skala laboratorium, dengan variabel bebas dosis ekstrak kulit buah alpukat, yang terdiri dari 0 ml/200 ml, 10 ml/200 ml, 20 ml/200 ml dan 30ml/200 ml. Sedangkan variabel terikatnya meliputi uji antibakteri Staphylococcus aures, dan antibakteri Escherichia coli, serta pH. Data penelitian dianalisis menggunakan Anova α 5%, dan dilanjutkan uji LSD α 5%. Berdasar analisis keragaman dan uji LSD α 5% diperoleh dosis ekstrak kulit buah alpukat yang menghasilkan bio hand sanitizer dengan kualitas terbaik yaitu 10 ml//200 ml. Zona hambat antibakteri Staphylococcus aureus sebesar 20,3 mm, dan zona hambat antibakteri Escherichia coli sejauh 0 mm, dengan pH 4,29. Berdasar hasil uji perbandingan terhadap satu merk bio hand sanitizer yang beredar di pasaran, maka bio hand sanitizer dengan campuran ekstrak kulit buah alpukat layak dipasarkan.