Lisa Narwastu Kristsuana
Universitas Kristen Petra

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

METODE STORYTELLING UNTUK MENGENALKAN EMOSI PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN Lisa Narwastu Kristsuana; Grecia Violetta Afriline; Febi Santa Permata Gea; Nada Sherafim Latreia Krishi
Aletheia Christian Educators Journal Vol. 5 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Kristen Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/aletheia.5.1.34-41

Abstract

Metode storytelling merupakan salah satu cara yang digunakan oleh guru dalam pengenalan emosi pada anak usia dini. Storytelling juga merupakan metode yang menarik untuk dilakukan karena metode ini melibatkan seorang guru dalam ber­cerita dengan menggunakan ekspresi baik wajah maupun suara, intonasi bercerita, dan alat yang digunakan ketika bercerita. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat apakah metode storytelling dapat memperkenalkan emosi kepada anak usia 4-5 tahun. Jenis pendekatan yang dilakukan adalah kualitatif deskriptif. Penelitian atau pengumpulan data di ambil di salah satu PAUD Surabaya. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari 2 orang anak, yang berada di kelas Pre - K2 yang berusia 4-5 tahun, dengan melibatkan guru di sekolah tersebut sebagai informan. Teknik pengumpulan data adalah dengan menggunakan observasi, atau pengamatan, wa­wan­cara, dan dokumentasi. Hasil yang didapatkan dalam penelitian ini adalah metode storytelling efektif digunakan untuk mengenalkan emosi pada anak usia dini. Melalui storytelling, anak belajar mengenali emosi yang dirasakan oleh tokoh dalam cerita, mampu menyebutkan nama emosi, lebih mudah mengingat emosi yang telah diperkenalkan sebelumnya, dan dapat mengaitkan emosi tersebut dengan dirinya sendiri.
Penerapan Metode Gerak dan Lagu Sebagai Stimulasi Motorik Kasar pada Anak Usia Dini 4-5 Tahun Glady Deltalia Lanapu; Lisa Narwastu Kristsuana
Aletheia Christian Educators Journal Vol. 6 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Kristen Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/aletheia.6.1.19-26

Abstract

Perkembangan motorik kasar merupakan aspek penting yang perlu distimulasi sejak dini dan dapat menjadi acuan pertama dalam mengenali pertumbuhan dan perkembangan anak. Hurlock (1978) menyebutkan enam dampak positif pengembangan motorik kasar, termasuk kesehatan fisik yang matang, emosi yang stabil, kepercayaan diri, pengembangan kognitif yang cepat, keterampilan bersosialisasi, serta rasa nyaman dan aman secara fisik dan psikologis. Namun, fenomena saat ini menunjukkan penurunan aktivitas bergerak pada anak, yang berdampak negatif pada perkembangan motorik kasar mereka. Salah satu metode yang menyenangkan dan menarik minat anak dalam belajar adalah metode gerak dan lagu. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana penerapan metode gerak dan lagu dalam menstimulasi motorik kasar AUD 4-5 tahun. Penelitian ini dilakukan di salah satu Sekolah Swasta Surabaya, dengan guru wali kelas TK-A sebagai subyek penelitian, dan beberapa murid TK-A serta kepala sekolah sebagai informan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, data penelitian   diperoleh melalui observasi dan wawancara terhadap subjek dan informan penelitian. Hasil yang ditemukan pada penelitian ini adalah penerapan metode gerak dan lagu dengan persiapan yang matang, serta pelaksanaan yang sesuai dengan langkah-langkah yang telah disiapkan, terbukti membuat anak lebih antusias dan lebih aktif bergerak, serta mampu menstimulasi anak untuk menguasai gerak motorik kasar yang perlu dipelajari.