David Marchellino Tjiptowidjojo
Universitas Ciputra Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PSYCHOSOCIAL ADJUSTMENT INDIVIDU DALAM HUBUNGAN PACARAN BEDA RAS Belicia Griselda Talahaturusun; Chairein Christy Limantara; Amadea Regine Tan; Velissia Lakaseng; Nathania Amabel Sangjaya; David Marchellino Tjiptowidjojo
EXPERIENTIA : Jurnal Psikologi Indonesia Vol 11, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/exp.v11i2.4687

Abstract

Abstrak—Pacaran beda ras memiliki banyak perbedaan yang menimbulkan konflik, sehingga dibutuhkan psychosocial adjustment, yaitukemampuan untuk menyesuaikan dengan diri (psychological adjustment) dan lingkungannya (social adjustment). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tantangan dalam relasi pacaran beda ras serta bentuk psychosocial adjustment individu terhadap tantangan yang muncul. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk memahami secara mendalam fenomena yang terjadi dalam pacaran beda ras. Teknik purposive sampling digunakan untuk memperoleh partisipan yang sedang atau pernah pacaran beda ras. Data penelitian diperoleh melalui wawancara semi terstruktur dengan 5 partisipan dan dianalisis menggunakan metode analisis tematik. Upaya meningkatkan kredibilitas penelitian dilakukan dengan menerapkan metode triangulasi berupa member checking. Hasil penelitian menemukan bahwa tantangan yang paling menonjol adalah restu dari pihak keluarga, yang secara langsung dapat mempengaruhi keberlangsungan relasi. Bentuk dari psychological adjustment adalah mampu mengekspresikan perasaan, memiliki coping mechanism dalam menghadapi tekanan, dan mendapatkan dukungan dari orang lain. Bentuk dari social adjustment adalah mengikuti tradisi/budaya pasangan, membangun citra pasangan yang positif, serta meningkatkan kualitas diri sendiri. Penelitian ini juga menemukan psychosocial adjustment dinyatakan berhasil apabila dapat mengatasi konflik pacaran beda ras. Namun beberapa bentuk penyesuaian tersebut dapat menyebabkan hubungan berakhir atau berjalan. Keterbatasan dalam penelitian terdapat pada karakteristik partisipan yang hanya berasal dari salah satu pihak dalam suatu hubungan, kurangnya keberagaman ras, dan guideline wawancara yang kurang spesifik. Penelitian ini memberikan perspektif baru terkait tantangan berpacaran beda ras di Indonesia serta penggunaan teori psychosocial adjustment dalam konteks relasi pacaran beda ras.