Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Revisiting the Stimulus, Organism, Response Model in AI-Driven Tourism: A Multi-Path Analysis of Personalization, Perception, and Privacy Arnas Hasanuddin; Achmad Ansari Hasanuddin; Askari Hasanuddin; Sitti Mujahida Baharuddin
STI Policy and Management Journal Vol 10, No 2 (2025): STI Policy and Management
Publisher : National Research and Innovation Agency, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/STIPM.2025.428

Abstract

This study revisits the Stimulus, Organism, Response (S-O-R) model to examine the psychological mechanisms underlying tourists’ responses to AI-based personalization on digital tourism platforms. Drawing on a sample of 360 Indonesian respondents collected via online survey, the research investigates how AI-driven personalization influences three organismic states perceived value, trust, and privacy concern and how these states affect tourists’ behavioral intentions. Using partial least squares structural equation modeling (PLS-SEM), the results reveal that personalization significantly enhances perceived value and trust, while also reducing privacy concern. Each of these organismic responses, in turn, significantly shapes behavioral intention, confirming the relevance of the extended S-O-R framework in the AI tourism context. Theoretically, the study contributes to tourism literature by integrating both positive and negative psychological reactions into a unified explanatory model, highlighting personalization’s dual role as both functional and ethical stimulus. Practically, the findings offer insights for tourism platforms to design AI services that are not only adaptive and efficient but also transparent and trust-enhancing. Limitations include the study’s cross-sectional design and geographic concentration, pointing to future research directions involving longitudinal analysis, cross-cultural comparisons, and exploration of moderating variables such as digital literacy and cultural norms.
Pengaruh Saluran Distribusi , Biaya Pemasaran Dan Volume Penjualan Terhadap Pendapatan Petani Kentang Di Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan Arnas Hasanuddin; Hasanuddin Remmang; Askari Hasanuddin; Achmad Anzhari
Economics and Digital Business Review Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/ecotal.v5i2.1620

Abstract

Penelitian mengenai “ Pengaruh Saluran Distribusi, Biaya Pemasaran dan Volume Penjualan Terhadap Pendapatan Petani Kentan Di Kecamatan Tombolo Pao telah dilaksanakan selama delapan bulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa besar pengaruh variable saluran distribusi (X1), biaya pemasaran (X2) dan volume penjulan (X3) terhadap pendapatan petani kentan (Y). Dan tujuan berikutnya adalah untuk mengetahui saluran distribusi pemasaran yang paling efisien dari petani hingga ke konsumen akhir. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey dengan menggunakan 143 responden petani kentan yang ada dilokasi peneklitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variable biaya pemasaran (X2) kurang berpengaruh terhadap tingkat pendapatan petani kentan sedangkan hipotesi yang dikemukakan berpengaruh. Adanya temuan yang berbeda dengan hasil uji statika (uji t), dimana biaya pemasaran kurang berpengaruh dibanding variable X1 dan X3, karena pedagang perantara langsung ke lokasi petani sehingga kurang mengeluarkan biaya pemasaran dan secara lagsung mempengaruhi tingkat pedapatan petani. Saluran distribusi yang paling efisien berdasarkan uji formulasi efsiensi pemasaran adalah pada saluran pemasaran yang IV ( dari produsen- pedagang perantara- konsumen = 21,39 ) .Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik simple jenuh. Hasil penelitian menunjukan bahwa saluran pemasaran merupakan variable dominan yang mempengaruhi tingkat pedapatan petani kentan di Kecamatan Tombolo Pao sebesar 0,586 dan disusul pada variable volume penjualan sebesar 0,249.
Optimalisasi Pemberdayaan Lahan Kritis Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Petani Di Desa Tancung Kabupaten Wajo. Auditya Amalia; Arnas Hasanuddin; Achmad Anzhari Hs; Askari Hasanuddin
Economics and Digital Business Review Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/ecotal.v5i2.1621

Abstract

Penelitian ini berorrientasi pada Pemberdayaan potensi desa dengan obyek penelitian di Desa Tancung pada sumber daya alam adalah danau tempe yang selama ini menjadi lahan tidak produktif saat terjadi musim kemarau. Luas lahan kering danau tempe pada musim kemarau ± 119,45 ha yang hanya ditanami sayur kangkung dan semangka untuk pasar lokal dengan harga rendah sehingga pendapatan petani juga rendah. Metode palakasanaan riset adalah secara survei dan pendataan pada obyek penelitian khususnya potensi desa pada sektor rill dengan fokus pada kendala dan hambatan dalam pengembangan. Untuk mencapai target pelaksanaan riset ini, terlebih dahulu dilakukan beberapa pendekatan kepada masyarakat agar tujuan program dapat tercapai antara lain; (i) participatory rapid appraisal, (ii) entrepreneurship capacity buiding dan (iii) technology transfer. Ketiga pendekatan tersebut merrupakan langkah-langkah strategis untuk memotivasi petani dalam mengoptimalkan lahan danau tempe bila terjadi musim kemarau untuk bercocok tanam jagung kuning. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui factor-faktor apa yang mempengaruhi usaha kecil di desa tersebut tidak dapat berkembang termasul pemilihan demplot usaha kecil di idang bercocok tanam sayur-mayur. Penelitian sebagai program utama adalah disamping pendampingan riset dan juga melakukan kerjasama dengan pemerintah setempat tentang program pompanisasi untuk mengantisipasi kebutuhan air daripada tanaman. Maksud program pompanisasi ini adalah untuk meningkatkan frekuensi panen setiap tahun, yang biasanya hanya satu kali dan setelah itu dapat dilakukan 2 sampai 3 kali setahun sehingga pendapatan dapat meningkat menjadi duakali lipat menjadi Rp. 4,5 juta.