Kualitas pelayanan administrasi pendidikan menjadi salah satu masalah yang sering dipersepsikan sebagai penyumbang pada lemahnya kualitas pendidikan. Proses pelayanan yang terlalu berbelit-belit, waktu penyelesaian yang lama sampai buruknya pelayanan administrator. Dan fokus perbaikan kualitas pelayanan administrasi biasanya hanya pada perbaikan kualitas administrator sebagai ujung tombang dari performa suatu layanan administrasi pendidikan. Administrator sebagai eksekutor pelayanan administrasi pendidikan merupakan hasil interaksi dari manajemen tingkat atas, menengah, sampai bawah sehingga tidak bisa dilepaskan dari pengaruh interaksi sosial, iklim kerja yang terhimpun dalam bentuk budaya organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang hubungan budaya organisasi dengan kualitas pelayanan administrasi pendidikan dengan menggunakan metode Library Researce. Hasil analisis menunjukan bahwa budaya organisasi memberikan intervensi terhadap kualitas layanan administrasi Pendidikan, sehingga hasil penelitian ini memberikan konsep perbaikan kualitas layanan administrasi tidak hanya dari perbaikan kualitas sumber daya administratornya tetapi juga dari unsur-unsur lain dalam organisasi.Kata kunci: Administrasi Pendidikan, Budaya Organisasi, Layanan Administrasi Pendidikan.