Belajar merupakan proses berkelanjutan, diharapkan berpusat pada siswa guna mencapai perubahan yang diharapkan. Kegiatan belajar matematika dirasa kurang menarik, sulit dan membosankan. Siswa cenderung takut sehingga tidak menyukai pelajaran matematika. Seringnya guru menyampaikan materi dengan model ceramah. Dari hasil belajar siswa inilah peneliti tertarik untuk melakukan penelitian tentang motivasi dan hasil belajar dengan model kooperatif STAD berbantuan media LKS dan media Quiziz. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: pengaruh penerapan model kooperatif Student Teams Achievement Division berbantuan media LKS dan media Quiziz serta motivasi belajar terhadap hasil pembelajaran matematika SD di Kecamatan Bumiaji Kota Batu. Penelitian dengan menggunakan metode eksperimen ini bertujuan menyelidiki hubungan sebab akibat dari perlakuan-perlakuan penggunaan medel kooperatif STAD. Berdasarkan hasil output uji homogenitas didapatkan nilai sig. 0,019 ≥ 0,05, maka H0 diterima, maka dapat disimpulkan tidak ada perbedaan varian dari beberapa kelompok (homogen). Berdasarkan hasil output uji normalitas hasil belajar didapat nilai sig. 0,06 ≥ 0,05, maka H0 diterima dan kesimpulannya data hasil belajar berdistribusi normal. Dan di kelas rendah nilai sig. 0,249 ≥ 0,05, maka H0 diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan data hasil belajar berdistribusi normal. Nilai signifikansi model pembelajaran dan kemampuan siswa adalah 0,000, maka 0,000 < 0,05, H0 ditolak, sehingga disimpulkan ada pengaruh model pembelajaran kooperatif STAD dengan berbantuan Media Quizziz terhadap siswa kelas V dengan kemampuan tinggi atau rendah di SD Kecamatan Bumiaji Kota Batu. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi bahan perbandingan dan landasan dalam penelitian lanjutan yang berhubungan dengan peningkatan proses belajar matematika siswa di sekolah dasar.