Dhenik meilina sari
SD Negeri Sumberejo 02 Kota Batu

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI MELALUI MODEL PEMBELAJARAN CIRC PADA SISWA KELAS III SDN SUMBEREJO 02 BATU Dhenik meilina sari
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora Vol 1 No 3 (2022): JPTWH Volume 1 Nomor 3, September2022
Publisher : Taman Widya Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Literasi adalah kemampuan membaca dan menulis, menambah pengetahuan dan ketrampilan, berpikir kritis dalam memecahkan masalah, serta kemampuan berkomunikasi secara efektif. Literasi sangat penting ditanamkan pada siswa SD, karena berliterasi sangat membantu siswa dalam memecahkan masalah mereka di masa depan. Namun pada kenyataannya, kemampuan literasi siswa SDN Sumberejo 02 Batu masih bersifat konvensional , kurang memperhatikan karakteristik siswa tingkat sekolah dasar itu sendiri. Salah satu model yang menarik dan menyenangkan adalah model Pembelajaran CIRC (Cooperative Integrated Reading and Composition). CIRC adalah salah satu model pembelajaran kooperatif terpadu membaca dan menulis, dimana peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok untuk meningkatkan kemampuan pemahaman dalam membaca, menulis, memahami kosakata dan seni berbahasa.Tujuan PTK ini adalah Mendeskripsikan proses dan menganalisis hasil pembelajaran dengan model CIRC untuk meningkatkan kemampuan literasi siswa kelas III SDN Sumberejo 02 Batu tahun ajaran 2022/2023. Kesimmpulan dari hasil PTK ini pembelajaran CIRC dapat meningkatkan kemampuan literasi siswa kelas III SDN Sumberejo 02 Batu. Berdasarkan analisis data, diperoleh skor rata-rata kemampuan literasi dengan penerapan model CIRC pada siklus 2 sebesar 80 termasuk katagori Baik. Hal ini berarti sudah memenuhi target indikator ketercapaian dari PTK ini , yakni diatas 70. Berdasarkan analisis data pada siklus 1 skor ketercapaian peserta didik sebesar 65, berarti terjadi peningkatan. 23,07 %..Perlu pembelajaran dengan media yang lebih kontekstual dipadukan dengan metode-metode pembelajaran lain yang mendukung standar proses pembelajaran di SD.